Bantuan untuk Korban Gempa NTT Disalurkan Lewat Jalur Darat dan Laut

3 hours ago 7

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan disalurkan melalui jalur darat di Manggarai dan jalur laut menggunakan kapal kemanusiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus disalurkan melalui jalur darat dan laut. Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan melalui jalur darat di Manggarai serta jalur laut menggunakan Kapal Kemanusiaan.

Pasokan air minum sebelumnya telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Penyaluran kemudian diperluas ke sejumlah wilayah pesisir melalui Kapal Kemanusiaan hasil kolaborasi PMI dan Kalla Lines yang bertolak pada Sabtu (22/8).

Dukungan bantuan antara lain berasal dari Danone Indonesia berupa donasi Rp1 miliar, sekitar 53 ribu botol air minum, serta produk nutrisi. Sebagian bantuan telah dikirim sejak Sabtu (22/8) dan disalurkan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat oleh PMI.

Donasi tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak yang telah diidentifikasi PMI. Mekanisme tersebut memungkinkan bentuk bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di wilayah terdampak.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana terpenuhi.

“Saat ini bantuannya lebih ke dana tunai, dan ini bukan pertama kalinya untuk Danone Indonesia melainkan sudah yang keenam kali. Tiap terjadi bencana, Danone Indonesia selalu hadir menyumbang,” ujar Jusuf Kalla dalam keterangan dikutip Sabtu (29/8/2026).

Sementara itu, CEO Danone Indonesia Laurent Boissier mengatakan penyaluran melalui PMI dilakukan karena lembaga tersebut memiliki pengalaman dan jaringan kemanusiaan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak.

“PMI memiliki pengalaman, jaringan, dan kemampuan kemanusiaan yang luas, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.

PMI bersama pihak terkait masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyesuaikan penyaluran bantuan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat terdampak.

Read Entire Article
Politics | | | |