Beda dari yang Pertama, Intip 'Bocoran' Film 5cm: Revolusi Hati

3 hours ago 14

Para pemain film 5cm: Revolusi Hati saat jumpa pers di Jakarta pada Selasa (22/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Soraya Intercine Films mengumumkan nama-nama pemain dan karakter untuk film 5cm: Revolusi Hati. Ini merupakan prekuel dari film 5cm yang sukses memicu tren pendakian Gunung Semeru pada 14 tahun silam.

Film yang disutradarai Emil Heradi dan diproduseri Sunil Soraya ini akan membawa sudut pandang baru. Berbeda dari film sebelumnya yang begitu lekat dengan latar pendakian gunung, 5cm: Revolusi Hati berfokus pada masa remaja karakter Zafran yang berada di tingkat akhir Sekolah Menengah Pertama (SMP). Alur ini sekaligus menelusuri perjalanan persahabatannya sebelum bertemu dengan lingkar sahabat yang dikenal penonton di film pertama. Karakter Zafran yang dulu begitu ikonik dibawakan oleh Herjunot Ali kini dipercayakan kepada aktor muda Roman King.

Memegang estafet peran yang sudah memiliki tempat tersendiri di hati penonton memberikan tantangan tersendiri bagi Roman King. Ia mengaku menaruh rasa hormat yang besar pada fondasi karakter yang telah dibangun sebelumnya, sembari tetap mencari warna tersendiri untuk sosok Zafran masa muda.

"Aku ngerti di film 5cm pertama itu karakter Zafran itu lumayan ikonik. Aku respect ke karakter yang sebelumnya di film. Cuma pas mulai proses reading sama semua itu, Pak Sunil selalu bilang, kan ini prekuel, jadi cari sendiri Zafran kamu kayak gimana dan bagaimana cara Zafran yang ini bisa jadi Zafran yang film pertama," ujar Roman saat konferensi pers di kantor Soraya Intercine Films, Jakarta, pada Selasa (22/9/2026).

Selain Roman, 5cm: Revolusi Hati turut diperkuat oleh jajaran talenta muda, di antaranya adalah Rachel Aseelah yang berperan sebagai Azizah, Wironggo Vercaemer sebagai Rico, Olivia Morrison sebagai Astri, Ali Fikry sebagai Asep, serta Bimasena yang memerankan karakter Ariwibowo.

Produser Sunil Soraya mengatakan jalan cerita dalam prekuel ini tetap memegang teguh esensi utama dari karya aslinya. "Ini adalah prekuel dari film sebelumnya. Ini cerita Zafran sebelum ketemu teman-temannya. Ketika Zafran bersama teman-temannya apa yang mereka lakukan. Sama seperti di bukunya ya," kata Sunil.

Read Entire Article
Politics | | | |