Benyamin Davnie: Program Pemkot Tangsel Diarahkan kepada Kebutuhan Masyarakat

5 hours ago 16

loading...

Mendagri Tito Karnavian memberikan sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Centre, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (28/8/2026). Foto/Dok. SindoNews

BADUNG - Rumahlayak huni , layanan kesehatan yang mudah dijangkau, kesempatan memperoleh pendidikan, serta lingkungan yang bersih merupakan persoalan yang paling dekat dengan kehidupan warga. Empat hal itu pula yang menjadi perhatian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Centre, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (28/8/2026).

Berbeda dengan Batch I, penghargaan Batch II difokuskan pada empat kategori, yakni Implementasi Program 3 Juta Rumah, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Mendagri Tito Karnavian mengatakan kategori-kategori tersebut berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat dan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hidup warganya. Baca juga: Prabowo: Rakyat Tidak Bermimpi Hidup Kaya Raya, tapi Bisa Hidup Layak

Bagi Tito, penghargaan bukan semata persoalan siapa yang menjadi terbaik. Apresiasi tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong pemda memperbaiki kinerja, melahirkan inovasi, sekaligus memperlihatkan praktik-praktik baik yang dapat dipelajari daerah lain. “Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memotivasi daerah agar terus meningkatkan kinerja,” kata Tito dalam rangkaian acara tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie hadir dalam forum itu. Bagi Tangerang Selatan, kehadiran dalam perhelatan Batch II tidak berhenti pada soal membawa pulang penghargaan atau tidak. Empat tema yang dibicarakan di Nusa Dua justru beririsan langsung dengan pekerjaan pemerintahan yang kini berlangsung di kota tersebut.

Benyamin mengatakan arah program Pemkot Tangsel sejak awal ditempatkan pada kebutuhan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk seluruh program-program pemerintah daerah diarahkan kepada kebutuhan masyarakat,” ujar Benyamin seusai acara di Nusa Dua.

Kalimat itu menjadi titik berangkat untuk membaca posisi Tangerang Selatan dalam forum tersebut. Sebelumnya, pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch I Regional Jawa-Bali di Yogyakarta, Tangsel meraih Terbaik III untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Pemkot Tangsel juga memperoleh dana apresiasi Rp1 miliar.

Benyamin melihat penghargaan tersebut sebagai hasil dari program yang diarahkan pada persoalan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan intervensi pemerintah. Menurut dia, sejumlah program unggulan Tangerang Selatan mendapatkan penilaian karena menyentuh persoalan penurunan stunting dan kemiskinan. Namun, pekerjaan pemerintah tidak berakhir ketika sebuah penghargaan diberikan.

Read Entire Article
Politics | | | |