Bom Meledak Dekat Markas IDF di Lebanon Selatan: Seorang Sersan Tewas, Tujuh Tentara Luka

2 hours ago 4

Tentara Israel Defense Force (IDF) mengangkat peti mati rekannya, Elkana Vizel, di pemakaman militer Mount Herzl , Yerusalem, Selasa (23/1/2024). Elkana Vizel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza. Sebenyak 21 tentara IDF tewas menyusul ambruknya gedung di Khan Yunis setelah terkena granat berpeluncur roket Hamas.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Sebuah perangkat bom meledak di wilayah Tyre, Lebanon Selatan, di dekat sektor komando Divisi ke-36 Angkatan Darat Israel. Insiden tersebut menewaskan seorang sersan senior dan melukai tujuh tentara lainnya, termasuk Wakil Komandan Divisi yang berpangkat kolonel serta seorang komandan batalion dari Brigade Cadangan 556 yang berpangkat letnan kolonel.

Saluran televisi Israel, Channel Kan, melaporkan pada Kamis waktu setempat bahwa insiden tersebut terjadi di tengah operasi militer yang masih berlangsung di wilayah tersebut, seperti dilansir dari Al Mayadeen.

Berdasarkan rincian operasional, peristiwa itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Saat itu, tim tempur dari unsur markas wakil komandan Divisi ke-36, bersama dengan personel dari Brigade Givati, sedang melakukan patroli berjalan kaki di wilayah Litani dekat kota Taybeh. Sebuah bom rakitan (IED) kemudian meledak dan menghantam pasukan tersebut.

Akibat ledakan tersebut, seorang sersan senior dari kompi cadangan dilaporkan tewas di tempat, sementara tujuh personel lainnya mengalami luka-luka. Pasukan Pendudukan Israel (IOF) menyatakan bahwa penyelidikan atas insiden ini masih terus berjalan.

Di antara korban luka terdapat Wakil Komandan Divisi ke-36 (kolonel), seorang komandan batalion cadangan di Brigade 556 (letnan kolonel), dan seorang prajurit cadangan.

Korban terus berjatuhan

Saluran televisi Israel tersebut menambahkan bahwa insiden mematikan ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah lima tentara lainnya terluka dalam serangan terpisah.

Serangan tersebut menggunakan dua pesawat nirawak (drone) bermuatan peledak yang menghantam pasukan Israel dan unit evakuasi yang datang setelahnya. Salah satu prajurit dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat serangan beruntun tersebut.

Read Entire Article
Politics | | | |