BRI Insurance Perkuat Unit Syariah Lewat Penghargaan Nasional

3 hours ago 4

PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance meraih penghargaan atas unit bisnis syariah pada kegiatan 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards dengan kategori sebagai Top Sharia Business Unit - General Insurance.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) atau BRI Insurance meraih penghargaan atas unit bisnis syariah pada kegiatan 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards dengan kategori sebagai Top Sharia Business Unit - General Insurance. Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (25/1/2026), mengatakan prestasi ini memperkuat posisi perusahaan sebagai entitas yang kompetitif dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Dia menambahkan, pengakuan ini menjadi bukti kontribusi perusahaan dalam mendukung target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen melalui penguatan sektor syariah, sejalan dengan misi Asta Cita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2024-2029 yang mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Penghargaan ini pun diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif kepada industri keuangan syariah di Indonesia sehingga memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk memperkuat reputasi sebagai perusahaan yang tumbuh, adaptif, dan konsisten memberikan layanan perlindungan baik seluruh nasabah.

“Penghargaan ini memberi semangat tambahan bagi kami untuk terus fokus mencapai target kinerja serta memperkuat posisi sebagai perusahaan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” tutur Budi.

Sebagai informasi, BRI Insurance membukukan laba bersih sebesar Rp467 miliar pada kuartal III 2025. Profit margin tercatat sebesar 15 persen dan hasil underwriting 31,23 persen. Sedangkan, premi bruto tercatat mencapai Rp3,12 triliun.

Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah rencana kerja dan anggaran (RKA) akibat dampak Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.

Perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Politics | | | |