Cara Mengatur Pola Tidur Agar Tetap Bugar Selama Ramadhan

4 hours ago 8

Seseorang tidur saat puasa (ilustrasi). Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan serta kemampuan tubuh berfungsi optimal selama puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pola tidur umat Islam berubah selama ramadhan. Bangun untuk sahur, ibadah malam, hingga agenda buka bersama yang bisa berlangsung sampai larut berpotensi memicu kurang tidur bahkan insomnia. Kondisi ini bisa mengganggu jam biologis tubuh dan berdampak pada kesehatan.

Health coach sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Kasim Rasjidi mengatakan, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan serta kemampuan tubuh berfungsi optimal selama puasa. Agar kebutuhan tidur tercukupi, cobalah untuk tidur sekitar sekitar empat hingga lima jam pada malam hari.

"Cobalah tidur setidaknya empat atau lima jam pada malam hari sebelum bangun untuk sahur dan Sholat Subuh," kata dr Kasim saat dihubungi Republika, Jumat (20/2/2026).

Selain tidur malam, tidur siang singkat selama 10-30 menit sebelum atau sesudah waktu Dzuhur juga dianjurkan. Tidur singkat ini dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan fokus. Namun, ia mengingatkan untuk memasang alarm agar tidak tidur terlalu lama karena dapat menimbulkan rasa lesu dan lebih mengantuk setelah bangun.

"Tidur siang singkat tapi berkualitas itu selama 10-30 menit, bisa sebelum atau sesudah Dzuhur. Tidur siang dapat memulihkan energi dan tingkat fokus yang menurun. Tapi ingat jangan terlalu lama, nanti malah lesu," kata dr Kasim.

Selain persoalan durasi tidur, dia juga menekankan bahwa kualitas tidur jauh lebih penting daripada sekadar lamanya waktu tidur. Menurutnya, tidur yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh cara kita mempersiapkan tubuh sebelum tidur, termasuk pola makan saat sahur dan berbuka puasa.

Menurut dia, makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur dapat menentukan kenyamanan tubuh, proses pencernaan, serta kemampuan tubuh untuk beristirahat dengan baik. Selama Ramadhan, dr Kasim, menganjurkan untuk menghindari makanan berlemak, manis berlebihan, terlalu pedas, hingga kafein berlebih karena berpotensi menyebabkan gangguan tidur, seperti mulas, perut kembung, atau sulit tertidur.

Read Entire Article
Politics | | | |