Di Hadapan Rakyat Iran, Pezeshkian Ungkit Nilai Gajinya yang Juga Merosot

2 hours ago 5

Perempuan Iran berjalan di dekat sebuah baliho besar anti-Amerika Serikat yang terpasang di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, 31 Januari 2026. Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman aksi militer terhadap Iran menyusul demonstrasi anti-pemerintah. Iran tengah mengalami pemadaman internet nasional yang dimulai sejak 8 Januari 2026, di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang semakin intens.

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN— Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan nilai gaji di negara itu telah mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan masa lalu.

Dia menyebutkan sebelumnya dia menerima gaji sebesar 6.000 toman yang setara dengan 6.000 dolar AS pada saat itu. tetapi saat ini, sebagai Presiden Republik, dia hanya menerima sekitar 1.000 dolar AS, mengacu pada penurunan nilai mata uang dan daya beli.

Dalam konteks yang sama, dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/2/2026), Pezeshkia menekankan selama pertemuannya dengan keluarga korban dan korban luka dalam protes Desember lalu bahwa pemerintah melakukan segala yang mungkin untuk mengurangi dampak dari peristiwa tersebut.

Dia menegaskan pemerintah secara khusus dan terus menerus memantau kondisi keluarga yang terkena dampak, dan berupaya untuk menangani dampak dari kerusuhan terbaru.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Sayed Sattar Hashemi menegaskan prioritas kementerian dan pemerintah adalah mengembalikan layanan internet ke kondisi stabil dan normal, setelah kerusuhan yang melanda internet internasional pasca peristiwa terbaru, yang menimbulkan kekhawatiran banyak pelaku ekonomi.

Dalam pernyataannya hari ini, dia mencatat bahwa sekitar 10 juta warga Iran secara langsung atau tidak langsung bergantung pada ekonomi digital untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, sehingga stabilitas komunikasi menjadi kebutuhan yang mendesak.

Sebelumnya, Kantor Berita Fars melaporkan bahwa gaji pegawai akan mengalami kenaikan yang bervariasi pada tahun depan, dengan gaji bagi mereka yang menerima 13 juta toman akan naik menjadi sekitar 18,6 juta toman.

Sedangkan mereka yang menerima 17 juta menjadi 23,4 juta toman dan gaji mereka yang menerima 55 juta toman akan naik menjadi sekitar 69 juta toman.

Kantor berita tersebut menyebutkan bahwa pegawai yang menerima 100 juta toman akan mendapatkan kenaikan paling rendah, yaitu 23 persen.

Read Entire Article
Politics | | | |