Pemudik sepeda motor memadati jalur arteri Kota Bandung dan Kabupaten Bandung pada arus balik, Sabtu (5/4/2025) malam. Mereka datang dari wilayah selatan Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Garut dan Priangan Timur lainnya hendak menuju ke wilayah Jabodetabek.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemudik sepeda motor memadati jalur arteri Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada arus balik, Sabtu (5/4/2025) malam. Pemudik datang dari wilayah selatan Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Garut dan Priangan Timur lainnya hendak menuju ke wilayah Jabodetabek.
Para pemudik sepeda motor datang dari Jalan Nagreg menuju ke Cileunyi kemudian memasuki wilayah Kota Bandung, Panyileukan menuju Jalan Soekarno Hatta. Selanjutnya, mereka akan melaju ke arah Kabupaten Bandung Barat untuk menuju ke wilayah Jabodetabek.
Hujan deras masih berlangsung saat arus balik berlangsung d jalur arteri Kota Bandung. Mereka memakai jas hujan untuk menghindari pakaian basah kuyup.
Para pemudik sepeda motor saat arus balik sempat mengalami hambatan di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Pasar Gedebage. Sebab akses jalan terendam yang menghambat arus lalu lintas.
Sebelumnya, Ditlantas Polda Jawa Barat mengungkapkan puncak arus balik Lebaran 1446 Hijriah diprediksi terjadi Sabtu (5/4/2025) sore hingga malam dan Ahad (6/4/2025). Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan sejumlah pemudik sudah mulai melakukan arus balik. Namun, untuk puncak arus balik diprediksi akan terjadi akhir pekan ini.
"Puncak arus balik berpotensi terjadi pada Sabtu dan Ahad atau 5-6 April 2025," ujar Dhani saat dikonfirmasi.
Ia mengimbau masyarakat memperhatikan jalur yang akan digunakan untuk arus balik. Pihaknya mengatakan jalur yang bakal terjadi kepadatan arus balik di jalur Selatan serta di beberapa jalur lainnya.
"Jalur Puncak, Palabuhan Ratu, Leles Garut, Pangandaran, dan Kuningan. Jalur ini harus diwaspadai saat arus balik," kata dia.
Dhani mengimbau masyarakat waspada terhadap kondisi cuaca daerah yang akan dituju. Sebab, potensi hujan turun masih dapat terjadi saat arus balik.
"Tetap waspada mengingat di beberapa wilayah di Jawa Barat diguyur hujan, dan agar mengikuti arahan petugas di lapangan," kata dia.