Dinas Pariwisata Jayapura Percepat Pengembangan Kampung Wisata Demi Ekonomi Warga

2 hours ago 7

Dinas Pariwisata Kota Jayapura percepat pengembangan kampung wisata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua, tengah mempercepat pengembangan kawasan wisata menjadi kampung wisata untuk membuka sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Langkah strategis ini difokuskan pada sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi wisata unggulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury, di Jayapura, Rabu, menyatakan bahwa percepatan ini menyasar beberapa lokasi prioritas. "Saat ini kami sedang mempercepat pengembangan kawasan wisata menjadi kampung wisata termasuk di Kampung Kayo Pulau, Kampung Kayo Batu dan beberapa kampung di wilayah Skouw yang sedang didorong menjadi desa wisata," ujarnya.

Nahumury menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pelatihan terus dilakukan mencakup tata kelola objek wisata bagi masyarakat lokal dan penguatan sinergi dengan kampung adat untuk menjaga nilai budaya yang bisa menjadi daya tarik wisata.

"Jadi pengelola wisata kami latih dengan baik dan juga penataan kawasan wisata yang bertujuan meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat kampung," katanya menambahkan.

Libatkan Masyarakat Lokal

Pemerintah daerah secara aktif melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata. Tujuannya adalah agar warga dapat bersama-sama dengan pemerintah menata destinasi wisata di Kota Jayapura menjadi lebih baik, sehingga para wisatawan merasa nyaman saat berkunjung.

Richard Nahumury menekankan pentingnya rasa aman dan kenyamanan sebagai faktor kunci. "Jika Kota Jayapura aman dan destinasi wisata terus dikembangkan maka akan menarik lebih banyak pengunjung ke wilayah ini," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tata kelola objek wisata berbasis masyarakat lokal sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Hal ini diharapkan mampu membuat pengelolaan destinasi wisata berjalan secara berkelanjutan.

"Dengan demikian masyarakat lokal khususnya anak muda bisa berkontribusi lebih besar untuk mempromosikan setiap potensi wisata di kampung," pungkasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |