REPUBLIKA.CO.ID, KABANJAHE, –
Pemerintah Kabupaten Karo akan menggelar Festival Bunga dan Buah pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Perhelatan akbar ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan pesona alam, kekayaan budaya, serta hasil pertanian unggulan Sumatera Utara kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang hiburan. "Festival Bunga dan Buah Karo bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta hasil pertanian unggulan Kabupaten Karo dan sekitarnya kepada masyarakat yang lebih luas," katanya di Kabanjahe, Rabu.
Dampak Ekonomi dan Promosi Wisata
Pemkab Karo menaruh harapan besar agar festival tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Kabupaten Karo dan membuka peluang investasi.
Lebih lanjut, festival ini ditargetkan dapat meningkatkan pendapatan petani, pelaku UMKM, seniman, komunitas kreatif, hingga sektor jasa pariwisata. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Sumatera Utara, Kabupaten Karo memiliki daya tarik panorama pegunungan yang sejuk serta budaya yang masih terjaga.
Daerah ini juga dikenal sebagai sentra produksi bunga, buah, dan hortikultura berkualitas. "Seluruh potensi tersebut akan ditampilkan dalam Festival Bunga dan Buah Karo 2026 sebagai wajah terbaik Tanah Karo kepada para wisatawan," ujar Juni Antomi Kemit.
Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemkab Karo berharap citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan nasional semakin kuat. Ajang ini juga diharapkan mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Masyarakat diajak hadir bersama keluarga dan sahabat untuk menikmati kemeriahan acara di Taman Mejuah-juah, Berastagi. Festival yang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata RI itu dijadwalkan dibuka oleh Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono pada 30 Juli 2026.
"Kehadiran Menteri Koperasi merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertanian, UMKM, dan koperasi di Kabupaten Karo," jelasnya.
Ragam Atraksi dan Pameran
Tak sekadar menjadi agenda hiburan tahunan, Festival Bunga dan Buah Karo telah berkembang menjadi etalase potensi unggulan daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhi beragam atraksi menarik, mulai dari parade bunga dan buah khas Kabupaten Karo, pertunjukan seni budaya tradisional dan modern, hingga pameran produk pertanian dan hortikultura unggulan.
Suasana festival juga akan semakin semarak dengan kehadiran 82 tenant booth yang menampilkan beragam produk unggulan karya masyarakat. Berbagai kerajinan tangan, fesyen, produk kreatif, hingga aneka hasil olahan lokal dipamerkan sebagai bagian dari upaya memperluas promosi ekonomi kreatif daerah.
Bagi pecinta wisata kuliner, panitia turut menghadirkan area khusus yang menyajikan beragam hidangan tradisional khas Karo. Kehadiran zona kuliner ini diharapkan memberikan pengalaman wisata yang lengkap bagi para pengunjung sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
7















































