Ekosistem Kawasan Industri Danareksa Salurkan Bantuan ke NTT

5 hours ago 4

loading...

PT Danareksa (Persero) bersama tujuh anggota holding kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra menghimpun bantuan senilai Rp423 juta untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Danareksa (Persero) bersama tujuh anggota holding kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra menghimpun bantuan senilai Rp423 juta untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikoordinasikan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan disalurkan melalui sejumlah posko tanggap bencana untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat.

“Sebagai holding kawasan industri yang berorientasi pada penciptaan nilai, kami berkomitmen mengoptimalkan jaringan, skala, dan kapasitas bisnis sebagai kekuatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berterima kasih karena ekosistem kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra bergerak kolektif untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT,” kata Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan dalam keterangan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Danareksa Komitmen Dorong Keberlanjutan Ekosistem Musik Indonesia

Aksi kemanusiaan tersebut digagas setelah gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah wilayah di NTT, menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum serta longsor di beberapa titik. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Agustus 2026, sekitar 176 ribu orang masih bertahan di sejumlah posko pengungsian.

Dana yang dihimpun kemudian diwujudkan dalam berbagai kebutuhan mendesak sesuai permintaan posko, antara lain 9,5 ton beras, lebih dari 1.100 porsi makanan siap saji, 300 liter minyak goreng, serta lebih dari 500 unit susu siap minum dan susu formula. Bantuan juga mencakup lebih dari 200 perlengkapan istirahat berupa kasur lipat, bantal, sarung, dan terpal, serta lebih dari 440 kebutuhan kebersihan keluarga seperti popok bayi, popok lansia, sikat, dan pasta gigi.

Kontribusi berasal dari PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Industri Terpadu Batang, dan SIER, termasuk karyawan dan tenant di masing-masing kawasan. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 21 Agustus melalui Posko Induk BRI Peduli Tanggap Bencana Gempa NTT bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan BPBD setempat, serta pada 25 Agustus melalui BPBD Provinsi Jawa Timur.

Read Entire Article
Politics | | | |