REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Garuda Indonesia Group melalui sinergi Garuda Indonesia dan Citilink terus mengoptimalkan jaringan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma sebagai salah satu simpul konektivitas strategis di Jakarta, khususnya melalui penguatan layanan penerbangan Citilink. Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari pengembangan strategi jaringan penerbangan untuk menghadirkan akses transportasi udara yang semakin mudah, cepat, dan dekat dengan pusat aktivitas kota, terutama bagi pelaku perjalanan bisnis.
"Pengoperasian layanan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma yang sebelumnya dilayani oleh Garuda Indonesia, selanjutnya dioptimalkan melalui pengoperasian penerbangan Citilink pada sejumlah rute strategis," ujar Glenny dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Glenny menyampaikan langkah ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi pasar penerbangan jarak pendek (short haul) yang menghadirkan layanan selaras dengan kebutuhan segmen bisnis yang mengutamakan efisiensi waktu, kemudahan akses menuju bandara, frekuensi penerbangan yang memadai, serta tarif yang lebih kompetitif.
Melalui Bandara Halim Perdanakusuma yang berlokasi lebih dekat dengan pusat pemerintahan, kawasan bisnis, dan perkantoran, Glenny berharap layanan Citilink dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku perjalanan bisnis yang membutuhkan mobilitas cepat, fleksibel, dan praktis.
"Penguatan konektivitas ini diwujudkan melalui pengoperasian sejumlah rute strategis seperti Padang dan Pekanbaru, sejalan dengan fokus sinergi jaringan Garuda Indonesia Group yang secara bertahap telah diimplementasikan menjelang periode peak season Lebaran 2026," sambung Glenny.
Glenny menyampaikan sinergi antara Garuda Indonesia dan Citilink merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia Group untuk menghadirkan lebih banyak pilihan penerbangan bagi pengguna jasa, sekaligus mengoptimalkan pangsa pasar low cost carrier dengan segmentasi pasar yang luas di Indonesia.
“Dengan optimalisasi layanan di Bandara Halim Perdanakusuma oleh Citilink ini, kiranya dapat menghadirkan ragam pilihan jadwal penerbangan utama bagi pelaku perjalanan bisnis yang semakin kompetitif," kata Glenny.
Sementara itu, Garuda Indonesia akan fokus meningkatkan kemudahan aksesibilitas menuju destinasi lainnya di Indonesia melalui hub penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara. Glenny berharap optimalisasi jaringan penerbangan ini dapat membawa manfaat berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui terhubungnya Indonesia ke kancah global dengan konektivitas penerbangan yang semakin seamless.
Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro mengatakan penyesuaian pengoperasian sejumlah rute penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma merupakan bagian dari langkah sinergi dan optimalisasi layanan dalam Garuda Indonesia Group. Melalui penyesuaian ini, Citilink akan mengoptimalkan pengoperasian penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan penumpang.
"Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga konektivitas antardaerah dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, sekaligus memberikan alternatif layanan penerbangan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat," ujar Darsito.
Darsito menjelaskan saat ini Citilink mengoperasikan sedikitnya tujuh penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk rute dari dan menuju Yogyakarta, Denpasar, Malang, dan Surabaya. Dengan sinergi Garuda Indonesia Group ini, Citilink secara bertahap akan terus mengkaji pengembangan penerbangan dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, baik melalui penambahan frekuensi pada rute yang menjadi preferensi masyarakat maupun pembukaan rute baru.
Sinergi pengembangan jaringan Garuda Indonesia Group ini juga diperkuat melalui berbagai perluasan pengembangan yang telah beroperasi sejak 2022. Dengan skema pengembangan jaringan yang terus ditingkatkan, diharapkan dapat memaksimalkan nilai tambah bagi pengguna jasa, antara lain melalui ketersediaan beragam rute penerbangan, perjalanan yang semakin nyaman dengan through check-in, serta penanganan bagasi terintegrasi.
"Dengan inisiasi optimalisasi rute penerbangan ini, ke depannya Garuda Indonesia Group akan memfokuskan layanan penerbangannya pada rute-rute yang menjadi preferensi masyarakat, dengan diselaraskan pada kapasitas produksi yang terus ditingkatkan secara berkelanjutan," katanya.

2 hours ago
4














































