REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Halal Network International (HNI) memperluas pasar produk halal dengan membuka ekosistemnya kepada masyarakat umum. Langkah ini dilakukan karena HNI memperkirakan baru sekitar 10 persen dari populasi Muslim Indonesia yang terjangkau ekosistemnya, sementara 90 persen lainnya belum tersentuh secara optimal.
Komisaris Utama HNI H. Muslim M. Yatim mengatakan perusahaan tidak ingin membatasi pasar hanya pada jaringan internal. Saat ini, HNI memiliki sekitar lima juta anggota aktif pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA).
“HNI tidak menutup diri hanya dengan leader-nya saja. Walaupun kita bersyukur hari ini, kurang lebih ada 5 juta orang yang punya KTA atau member kita, tetapi kita mencoba membuka untuk masyarakat Indonesia pada umumnya,” kata Muslim di Jakarta, Ahad (23/8/2026).
Menurut dia, perluasan tersebut ditujukan untuk memberikan akses lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan produk halal sekaligus menangkap potensi pasar yang belum tergarap optimal.
Direktur Utama HNI H. Agung Yulianto menambahkan, pembukaan akses tersebut menjadi momentum untuk memperluas manfaat yang telah dibangun HNI selama 14 tahun. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengenal HNI melalui produk dan bisnis, tetapi juga dapat merasakan langsung ekosistem yang dikembangkan.
“Bagi kami, Milad bukan sekadar momentum untuk merayakan usia perusahaan. Milad adalah kesempatan untuk melihat seberapa besar manfaat yang telah kita hadirkan dan seberapa luas lagi manfaat yang bisa kita bangun ke depan,” ujar Agung.
Salah satu langkahnya dilakukan dengan melibatkan 20 UMKM dalam HNI Festival 2026. Pelaku usaha tersebut mendapat ruang untuk menawarkan produk dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
HNI juga memberikan voucher belanja Rp50 ribu kepada pengunjung untuk bertransaksi di stan UMKM. Voucher tersebut dikembalikan kepada pembeli dalam bentuk voucher belanja sehingga mendorong transaksi di tenant UMKM.
Strategi tersebut dikemas melalui HNI Festival 2026 di HNI Plaza, Kalimalang, Jakarta Timur, Ahad hari ini. Festival menempati area sekitar 3.000 meter persegi dengan 26 tenant dan booth serta menargetkan 1.500 pengunjung.
Direktur Marketing HNI Amir Hamzah mengatakan festival juga diisi kegiatan sosial dan edukasi, mulai dari senam, bazar UMKM, aktivitas anak, hingga Islamic Sharing. HNI turut menyalurkan santunan anak yatim melalui jaringan Business Center (BC) di berbagai daerah.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, HNI berupaya memperkuat ekosistem bisnis halal. Sekaligus memberikan dampak sosial bagi masyarakat di berbagai daerah,” kata Amir.
Festival ini menjadi bagian dari perubahan konsep perayaan Milad ke-14 HNI. Kegiatan yang sebelumnya lebih banyak dinikmati keluarga besar internal kini dibuka kepada masyarakat umum.

3 hours ago
6















































