Jerman Butuh Pekerja Terampil, Pintu Terbuka Lebar untuk Talenta Indonesia

5 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN, – Jerman secara aktif mendorong para pekerja terampil dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, untuk datang bekerja dan tinggal di negara tersebut. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah demografi dan kekurangan tenaga kerja besar-besaran yang saat ini dialami oleh negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu.

"Sederhananya, kami menginginkan imigrasi pekerja terampil ke Jerman dan kami sangat membutuhkannya," tegas Dr. Martin Bergfelder, Perwakilan Khusus untuk Imigrasi Pekerja Terampil di Kementerian Luar Negeri Federal Jerman, dalam keterangannya di Berlin, Jumat.

Bergfelder menjelaskan bahwa selama beberapa waktu, pasar tenaga kerja Jerman sangat bergantung pada migrasi dari negara-negara Eropa lainnya, khususnya dari Eropa Timur dalam 20 hingga 30 tahun terakhir. Namun, tren ini kini telah berakhir karena negara-negara Eropa Timur tersebut juga mulai menghadapi masalah demografi serupa.

"Banyak negara Eropa Timur yang mulai mengejar ketertinggalan, dan banyak warganya yang kembali ke tanah air. Akibatnya, Jerman mengalami kekurangan pekerja terampil," ujarnya. Ia menegaskan bahwa terdapat konsensus politik di Jerman mengenai hal ini, di mana semua partai politik menyambut baik dan mengakui kebutuhan mendesak akan imigrasi pekerja terampil.

Bukan Hanya untuk Bekerja, Tapi Membangun Kehidupan

Jerman tidak hanya mencari individu dengan kualifikasi tinggi, tetapi juga mereka yang ingin menempuh pelatihan kejuruan atau studi di luar negeri. Lebih dari sekadar bekerja, para imigran juga diharapkan mampu tinggal dan membangun kehidupan mereka di Jerman.

Untuk mewujudkan hal ini, Kementerian Luar Negeri Federal Jerman bersama lembaga terkait seperti German Agency for International Cooperation (GIZ), Goethe Institute, dan Kamar Dagang dan Industri Jerman (IHK) terus mempromosikan informasi akurat tentang peluang bekerja dan tinggal di negara tersebut. Pemerintah Jerman juga menjalin hubungan bilateral dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mendorong minat pekerja terampil.

Guna meningkatkan tata kelola imigrasi, Jerman terus memperbaiki birokrasinya, salah satunya melalui Work and Stay Agency. Lembaga ini menyediakan layanan satu atap yang terdigitalisasi untuk menyederhanakan prosedur birokrasi agar lebih cepat dan praktis.

Faktor-faktor mendasar seperti mencari tempat tinggal, mendaftarkan anak ke sekolah, dan koneksi dengan kehidupan sosial juga menjadi perhatian utama. Tujuannya adalah memastikan orang-orang yang datang ke Jerman mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk berintegrasi dengan baik. Selain keindahan alam berupa pegunungan, pantai, kota besar, dan kota kecil, Bergfelder juga menjamin bahwa Jerman memiliki sistem kesehatan dan jaminan sosial yang kuat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |