Kabar Terkini dari Longsor Cisarua Bandung Barat: 99 Bodypack Ditemukan

3 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sebanyak 99 bodypack ditemukan Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Bodypack korban longsor itu ditemukan hingga Senin (9/2/2026) atau hari ke-17 operasi pencarian terbatas.

"Di pencarian hari ke-17 saja, tim menemukan 5 bodypack. Sehingga total penemuan sejak hari pertama sebanyak 99 bodypack," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana saat dikonfirmasi, Selasa (10/11/2026).

Temuan bodypack itu langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat. Total sudah ada 76 bodypack dari 79 bodypack yang sudah teridentifikasi. Bodypack yang sudah teridentifikasi kemudian diserahkan ke pihak keluarga.

"Sudah ada 76 yang teridentifikasi, jadi masih ada 14 bodypack lagi yang masih kita tunggu hasil identifikasinya dari tim DVI," kata Ade Dian.

Pada pencarian hari ke-17, operasi SAR melibatkan 862 personel, yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta potensi SAR lainnya. Upaya pencarian juga didukung oleh sembilan unit ekskavator dan 10 ekor anjing pelacak atau K9.

"Proses pencarian ini mengedepankan unsur keselamatan petugas. Jika cuaca memburuk, maka petugas akan ditarik dari worksite," kata Ade Dian.

Seperti ketahui sebelumnya Pemkab Bandung Barat sudah mencabut status tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangi yang diberlakukan sejak Sabtu (24/1/2026). Dilaporkan dalam bencana tersebut sebanyak 80 orang warga setempat hilang dan puluhan rumah rata dengan tanah.

Meski status tanggap darurat sudah dicabut, Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian terbatas. Keputusan itu berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama Pemkab Bandung Barat dan unsur terkait lainnya. Pola Operasi SAR tetap dilaksanakan secara adaptif, dengan menyesuaikan jumlah personel, metode pencarian, serta area kerja, selama masih terdapat korban yang belum ditemukan berdasarkan daftar nama dalam pencarian (DP).

"Walaupun status tanggap darurat telah selesai dan saat ini memasuki tahap transisi serta pemulihan, Basarnas bersama unsur SAR gabungan tetap melaksanakan operasi pendampingan dengan pola yang disesuaikan. Pencarian dan pemantauan tetap dilakukan secara adaptif, khususnya pada area-area yang memiliki potensi tinggi, dengan tetap mengedepankan keselamatan personel sebagai prioritas utama," ujar Ade Dian.

Read Entire Article
Politics | | | |