Kadin Sultra Turun Tangan Tekan Inflasi, Warga Serbu Pangan Murah di Kendari

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID,KENDARI — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) turun tangan menekan laju inflasi di daerah tersebut dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kendari, Jumat (13/2/2026). Program ini menghadirkan kebutuhan pokok bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (14/2/2026). Ia menggerakkan jajaran pengurus bersama pelaku usaha lokal untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Seperti yang kita lihat hari ini, gerakan pangan murah diselenggarakan mulai hari ini hingga besok. Ini sudah menjadi kegiatan rutin Kadin Sulawesi Tenggara. Kami melihat adanya tekanan inflasi di Sultra, sehingga Kadin turun langsung membantu masyarakat,” ujar Anton di lokasi kegiatan.

Kadin Sultra menyiapkan sekitar 3.000 paket untuk setiap jenis kebutuhan pokok per hari selama dua hari pelaksanaan. Subsidi diberikan agar harga jual lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp55.000, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter, dan telur ayam Rp55.000 per rak. Skema ini diharapkan mampu meredam gejolak harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang Ramadan.

Anton juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas dukungan terhadap pelaksanaan GPM. Ia memastikan program tersebut tidak berhenti di Kendari.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur atas dukungannya dalam pelaksanaan GPM di Kendari hari ini. Selanjutnya kegiatan akan digelar di Kolaka dan berakhir di Baubau. Ini menjadi agenda rutin, terutama menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan 24 tenant UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk pangan lainnya. Kehadiran pelaku usaha lokal tidak hanya membantu masyarakat memperoleh harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang peningkatan penjualan dan perluasan pasar bagi UMKM.

Dukungan juga datang dari Kadin Indonesia. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM serta Sarana/Prasarana Kadin Indonesia, Azis Syamsuddin, hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

“Kami menyambut baik gerakan pangan murah yang diselenggarakan Kadin Sultra. Ini merupakan implementasi dari nota kesepahaman yang telah dilaksanakan sebelumnya dan sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto serta arahan Ketua Umum Kadin Indonesia dalam menggerakkan ekonomi dan membantu masyarakat,” kata Azis.

Ia menambahkan, GPM menjadi bagian dari implementasi kerja sama Kadin dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Badan Gizi Nasional, dan Kementerian Pertanian, dalam memperkuat ketahanan pangan.

Masyarakat tampak memadati area penjualan demi mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di Sulawesi Tenggara. Kolaborasi dunia usaha dan pemerintah dinilai menjadi langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat. 

Read Entire Article
Politics | | | |