Menhub Pastikan Konektivitas Transportasi Sumatera Terjaga Pascabencana

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pihaknya berfokus memastikan konektivitas transportasi di wilayah Sumatera tetap terjaga pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai penunjang distribusi logistik," kata Menhub dalam rapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menyampaikan sesuai arahan Presiden, seluruh jajaran pemerintah diminta mengerahkan sumber daya secara maksimal dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera. Dalam konteks tersebut, Kementerian Perhubungan menjalankan mandat di bidang infrastruktur transportasi melalui perbaikan, peningkatan, serta pembangunan kembali prasarana dan sarana transportasi yang terdampak.

Guna memastikan konektivitas tetap terjaga, kata dia, pada masa tanggap darurat kementerian yang dipimpinnya telah melakukan berbagai langkah, antara lain survei perlengkapan jalan, pengoperasian kembali angkutan perintis, serta perbaikan fasilitas layanan penumpang.

Dukungan distribusi logistik juga dilakukan melalui moda transportasi laut, udara, dan kereta api, termasuk penetapan tarif Rp 0 untuk tol laut, serta pemberian diskon jasa kepelabuhanan bagi kapal pengangkut bantuan kemanusiaan.

Selain itu, pihaknya turut mengerahkan taruna transportasi untuk membantu penanganan di lapangan, masing-masing sebanyak 146 taruna di Aceh, 143 taruna di Sumatera Utara, dan 177 taruna di Sumatera Barat.

Para taruna tersebut, kata dia, terlibat dalam pembersihan material di fasilitas umum serta penyaluran bantuan bahan pokok dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak.

Selain itu, untuk mendukung penanganan di titik rawan bencana, pihaknya juga mengerahkan unit pelaksana teknis dan simpul transportasi darat, laut, udara, serta perkeretaapian yang tersebar di tiga provinsi tersebut.

Sebanyak 19 armada transportasi udara yang terdiri dari 12 pesawat terbang dan tujuh helikopter disiagakan di tujuh bandara lokasi bencana di Sumatera guna menjamin respons cepat terhadap kondisi darurat serta kelancaran distribusi bantuan.

Pihaknya mencatat di Provinsi Aceh, bencana berdampak pada tiga terminal tipe A, satu terminal tipe B, dua unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, serta jalur rel kereta api sepanjang 30 kilometer dengan 65 titik lokasi terdampak.

Sementara itu, di Sumatera Utara, dampak bencana mencakup satu terminal tipe A, serta jalur rel kereta api Medan–Binjai dan Binjai–Besitang dengan total lintasan terdampak sepanjang 99 kilometer pada 88 titik lokasi.

Adapun di Sumatera Barat, bencana berdampak pada satu terminal tipe A, serta jalur rel kereta api Padang–Lubuk Alung–Kayu Tanam sepanjang 52 kilometer dengan delapan titik lokasi terdampak.

Selain itu, sejumlah perlengkapan jalan seperti marka, rambu, alat penerangan jalan, guardrail, dan lampu peringatan turut mengalami kerusakan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |