Menpora Erick Apresiasi Dukungan Dubes Jepang Ueno Atsushi untuk Kontingen Indonesia

7 hours ago 20

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir (kiri) berjabat tangan dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi dalam acara makan malam dan ramah tamah sebagai bentuk dukungan untuk tim Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2026 Nagoya, Jepang, Selasa (8/9/2026) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mengapresiasi acara makan malam dan ramah tamah yang diselenggarakan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi sebagai bentuk dukungan untuk tim Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2026 Nagoya, Jepang.

Acara makan malam yang digelar Selasa (8/9/2026) berjalan cukup hangat. Pada sambutanya, Menpora Erick mengapresiasi inisiatif Atsushi yang menggelar acara kebersamaan 11 hari menjelang pembukaan Asian Games 2026.

Menurut Menpora Erick, rekam jejak Jepang sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional, seperti dua kali menyelenggarakan Olimpiade Musim Panas dan tiga kali Asian Games membuktikan profesionalisme serta kesiapan Jepang.

"Ini membuktikan memang Jepang sudah ahlinya jadi tuan rumah. Belum lagi masyarakat Jepang yang terkenal sopan, rajin, dan ramah, sehingga budaya Jepang menjadi budaya yang sangat diterima di seluruh dunia. Tentu bangsa Indonesia perlu banyak belajar dari hal ini," ujar Menpora Erick.

Menpora Erick juga mengatakan, populasi warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang kini telah mencapai hampir 280.000 jiwa. Jumlah yang cukup besar ini diharapkan membuat WNI di Jepang dapat menjadi duta bangsa yang menyerap kultur positif Jepang dan membawanya kembali ke Tanah Air.

​Selain kerja sama di sektor ekonomi yang sudah berjalan solid, Menpora Erick bersama Duta Besar Jepang menyepakati pentingnya terus mendongkrak program-program strategis di bidang kepemudaan dan olahraga.

​Indonesia menawarkan kerja sama promosi dan pengembangan pencak silat di Jepang. Sebaliknya, komite olahraga kedua negara (NOC dan Kemenpora) aktif berdiskusi mengenai pertukaran teknis serta pembinaan cabang olahraga Anggar dan Senam.

​"Kerja sama program kepemudaan dan keolahragaan harus terus ditingkatkan. Ini adalah hubungan diplomasi yang sangat berpengaruh langsung pada hubungan people-to-people atau antarmasyarakat. Mudah-mudahan kerja sama ini terus kita tingkatkan di tahun-tahun mendatang," tegas Menpora.

​Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Todotua Pasaribu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, perwakilan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Yasin Onasi, jajaran pimpinan cabang olahraga, serta jajaran perwakilan perusahaan-perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia.

Read Entire Article
Politics | | | |