Mesir Musnahkan Roblox dari Ponsel Anak-anak, Ini yang Tersembunyi di Balik Gim Tersebut

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Mesir resmi bergabung dengan deretan negara yang melarang platform permainan populer Roblox. Keputusan yang diumumkan pada Rabu (4/2) ini diambil oleh Dewan Tertinggi untuk Regulasi Media (SCMR) sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperketat perlindungan anak dari konten digital berbahaya dan dampak negatif media sosial.

Langkah ini menyusul kebijakan serupa yang telah diberlakukan oleh negara-negara seperti Turki, Rusia, hingga Aljazair. Di Mesir sendiri, isu ini menjadi prioritas nasional setelah Presiden Abdel Fattah al-Sisi menyerukan pembentukan undang-undang khusus untuk membatasi penggunaan dini ponsel pintar pada anak-anak, berkaca pada regulasi ketat di Inggris dan Australia, sebagaimana diberitakan Al Ain al Akhbari.

Bagi banyak orang tua di Mesir, ponsel pintar telah menjadi standar sosial sekaligus alat pemantau keamanan anak saat di luar rumah. Namun, Walid Yousri, seorang ayah dari dua anak, mengakui bahwa perangkat tersebut kini lebih banyak diisi oleh aplikasi yang mengandung konten tidak pantas.

Senada dengan itu, Amal Sarhan, seorang ibu rumah tangga, melaporkan perubahan perilaku drastis pada putranya yang berusia 13 tahun akibat bermain Roblox. "Ada ledakan amarah dan penggunaan bahasa yang tidak pantas. Konten di dalam platform tersebut sangat sulit dikendalikan dan berdampak buruk pada perilaku anak," ungkapnya.

Urgensi Legislasi dan Tantangan Privasi

Di tingkat legislatif, Senat Mesir kini tengah menggodok visi undang-undang baru melalui komite gabungan. Anggota dewan Walid Al-Tamami menekankan bahwa intervensi hukum adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri "kekacauan elektronik" yang memicu depresi hingga risiko pemerasan pada anak.

Namun, pengamat teknologi Adham Abdel Rahman mengingatkan adanya tantangan teknis. "Verifikasi usia memerlukan pengumpulan data pribadi yang sensitif. Ini menimbulkan pertanyaan soal privasi dan kebebasan yang memerlukan kerja sama antara negara, keluarga, dan perusahaan teknologi," jelasnya.

Masa Depan Keamanan Digital di Mesir

Menteri Urusan Parlemen, Mahmoud Fawzy, mengungkapkan dua opsi regulasi yang sedang dipertimbangkan:

1. Pembentukan badan independen khusus keamanan digital anak.

2. Penugasan Otoritas Regulasi Telekomunikasi Nasional (NTRA) sebagai pengawas teknis utama.

Sebagai informasi, Roblox merupakan raksasa global yang mencatat sekitar 83 juta pengguna aktif harian pada 2024 dengan pendapatan mencapai US$3,6 miliar (Rp60,68 triliun). Namun, besarnya angka tersebut kini berbenturan dengan kebijakan perlindungan anak di berbagai belahan dunia yang semakin ketat. 

Read Entire Article
Politics | | | |