Perang Iran Israel Makin Panas, Maskapai Penerbangan Hindari Kawasan Timur Tengah

12 hours ago 8

Pesawat Lufthansa di bandara internasional Frankfurt am Main, Jerman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah maskapai penerbangan menghindari kawasan udara Timur Tengah mengingat tingginya risiko keamanan akibat perang Iran dan Israel. Dikutip dari Alarabiya, Kementerian Perhubungan Rusia pada Sabtu (1/3/2026) menyatakan maskapai-maskapai Rusia menangguhkan penerbangan ke Iran dan Israel. Langkah ini diambil setelah Israel mengumumkan telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran pada hari yang sama.

Serangan tersebut mendorong Timur Tengah ke dalam konfrontasi militer baru dan semakin meredupkan harapan solusi diplomatik atas sengketa nuklir Iran yang telah berlangsung lama dengan negara-negara Barat.

Kementerian menyebut, menyusul penutupan wilayah udara Iran dan Israel, maskapai Rusia bersama kementerian serta badan pengawas penerbangan Rosaviatsiya telah menyiapkan rute alternatif guna menjamin keselamatan penerbangan menuju negara-negara Teluk Arab.

Sementara itu, Air France membatalkan penerbangan dari dan menuju Tel Aviv, Israel, serta Beirut, Lebanon, yang dijadwalkan pada Sabtu (1/3/2026). Pembatalan dilakukan karena pertimbangan keamanan terkait situasi di Timur Tengah, demikian pernyataan perusahaan.

Air France menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai rencana penerbangan ke tujuan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Maskapai Belanda, KLM, juga mempercepat penghentian layanan rute Amsterdam–Tel Aviv dengan membatalkan penerbangan yang dijadwalkan pada Sabtu (1/3/2026) setelah terjadinya serangan di Iran. Juru bicara KLM mengonfirmasi laporan sebelumnya dari kantor berita ANP.

Sebelumnya, maskapai yang merupakan bagian dari grup Air France-KLM itu telah mengumumkan penghentian penerbangan mulai Ahad (1/3/2026). Namun, keputusan tersebut kini dimajukan. Hanya satu penerbangan menuju Tel Aviv yang dijadwalkan pada Sabtu.

Juru bicara KLM menambahkan, pihaknya masih mengevaluasi kemungkinan pembatalan tambahan untuk penerbangan dari dan menuju kawasan tersebut.

Read Entire Article
Politics | | | |