Presiden AS Donald Trump saat berpidato di depan Majelis Umum PBB di New York pada 23 September 2025. Dalam pidato itu, Trump meremehkan badan dunia tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID,MINNEAPOLIS — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi pernyataan untuk menanggapi penembakan yang dilakukan petugas federal di Minneapolis pada Sabtu (24/1/2026). Trump mengkritik anggota parlemen Minnesota setempat, sambil membagikan foto senjata tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, ia menuduh wali kota Minneapolis dan Gubernur Minnesota Tim Walz telah menghasut pemberontakan dengan retorika mereka."BIARKAN PATRIOT ICE KAMI MELAKUKAN PEKERJAAN MEREKA!"kata presiden, seperti dilansir dari Guardian.
Petugas Federal kembali menembak mati seorang pria di Minneapolis yang memicu ratusan pengunjuk rasa yang turun ke jalan di tengah cuaca sangat dingin. Minneapolis sebelumnya sudah terguncang oleh penembakan lainnya pada beberapa pekan lalu.
Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara mengatakan, korban adalah pria berusia 37 tahun. Meski demikian, aparat belum mengungkap identitasnya. Polisi menyebut informasi mengenai penyebab penembakan masih terbatas.
Orang tua korban mengidentifikasinya sebagai Alex Jeffrey Pretti, seorang perawat unit perawatan intensif. Pelaku yang menembak Pretti adalah seorang petugas patroli perbatasan dengan pengalaman bertugas selama delapan tahun, menurut pejabat federal.
Garda Nasional Minnesota telah diaktivasi oleh Gubernur Tim Walz untuk membantu kepolisian setempat seiring meningkatnya protes di lokasi kejadian. Pasukan dikerahkan baik ke lokasi penembakan maupun ke gedung federal dimana terjadi ketegangan antara pengunjuk rasa dan petugas.
Penembakan ini terjadi di tengah gelombang protes harian di (Twin Cities) sejak penembakan Renee Good (37) yang tengah berkendara pada 7 Januari lalu, yang tewas setelah petugas ICE menembak yang bersangkutan. Pretti tewas kurang dari 1,6 km dari lokasi penembakan Good.

3 hours ago
3














































