Perjuangan Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026 Dapat Dukungan Langsung Menpora Erick

1 hour ago 2

Atlet Equistrian Indonesia tampil di Asian Games 2026 Aichi Nagoya, Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Tim equestrian Indonesia melanjutkan perjuangan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para atlet Merah Putih tampil di Equestrian Park, Tokyo, Selasa (22/9/2026), dengan menghadapi tiga disiplin dalam nomor eventing.

Tiga disiplin tersebut adalah dressage, jumping, dan cross country. Setiap nomor menghadirkan tantangan berbeda yang menguji ketepatan, ketangguhan, kecepatan, serta kekompakan antara atlet dan kuda.

Indonesia menurunkan empat atlet dalam persaingan tersebut, yakni Marcho Alexandro, M Zaki, Fergi Tri Nur Fajar, dan Steven Menayang.

Persiapan dan penampilan para atlet mendapat perhatian langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hadir di arena pertandingan. Ia datang setelah sebelumnya menyaksikan perjuangan kontingen Indonesia yang berlaga di Nagoya.

Kehadiran Menpora Erick menjadi bagian dari pendampingan terhadap atlet Indonesia yang tengah menjalani persaingan di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Bagi tim equestrian, fokus utama berada pada kemampuan menjaga konsistensi sepanjang rangkaian pertandingan. Eventing menuntut perpaduan kemampuan teknis atlet dan respons kuda dalam menghadapi setiap tantangan di lintasan.

Dressage menguji ketepatan gerakan dan kendali, sementara cross country menuntut ketahanan serta keberanian menghadapi lintasan. Adapun jumping membutuhkan ketepatan dan koordinasi agar atlet bersama kudanya mampu melewati rintangan tanpa kesalahan.

Persaingan di Tokyo menjadi bagian dari perjuangan kontingen Indonesia untuk mencatatkan prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan membantu para atlet menjaga fokus hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.

Dengan tiga disiplin yang harus dijalani, tim equestrian Indonesia kini berupaya memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama Indonesia dalam persaingan olahraga berkuda tingkat Asia.

Read Entire Article
Politics | | | |