Perpanjangan Dana SAL di Himbara Diharapkan Turunkan Bunga Kredit

2 hours ago 4

Ekonom: Perpanjangan SAL di Himbara dorong tren penurunan bunga kredit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, melihat perpanjangan masa penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp200 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga September 2026 sebagai langkah positif yang dapat memperkuat tren penurunan suku bunga kredit.

Andry Asmoro, yang akrab disapa Asmo, menyatakan bahwa penempatan dana SAL dapat meredakan tensi perebutan likuiditas di antara bank-bank besar, terutama menjelang perayaan besar seperti Lebaran. Hal ini diharapkan berdampak pada penurunan suku bunga dana, yang kemudian bisa mendorong penurunan suku bunga kredit.

Tren historis menunjukkan bahwa margin bunga bersih (NIM) bank sudah mulai menurun secara bertahap, sehingga suku bunga kredit kemungkinan akan menyesuaikan. Namun, Andry menambahkan bahwa penurunan tersebut tidak akan sebesar penurunan BI-Rate karena faktor inelasticity.

Selain itu, pelonggaran likuiditas melalui penempatan dana SAL diyakini dapat memberikan ruang bagi bank untuk mendorong pertumbuhan kredit, yang diproyeksikan berada di kisaran 9-11 persen tahun ini oleh tim ekonom Bank Mandiri.

Keputusan Menteri Keuangan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sebelumnya memutuskan untuk memperpanjang masa penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di perbankan hingga enam bulan ke depan setelah jatuh tempo pada 13 Maret 2026. Menurut Purbaya, langkah ini memastikan bank tidak perlu khawatir kehilangan likuiditas karena pemerintah akan terus mendukung likuiditas di pasar.

Purbaya juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut turut mendorong penurunan suku bunga deposito dan kredit. Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), penurunan BI-Rate sebesar 125 basis poin selama tahun 2025 telah berdampak signifikan terhadap penurunan suku bunga di pasar uang.

Penurunan suku bunga deposito satu bulan baru terjadi sebesar 68 bps dari 4,81 persen pada Januari 2025 menjadi 4,13 persen pada Januari 2026. Sementara itu, suku bunga kredit perbankan baru turun 40 bps, dari 9,20 persen pada awal 2025 menjadi 8,80 persen pada Januari 2026.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |