REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain sayap Tim Nasional Belgia, Jeremy Doku, menjadi sorotan setelah mengungkapkan rencananya untuk cuti dan meninggalkan kamp latihan di Piala Dunia. Bukan tanpa alasan, ia ingin mendampingi istrinya, Shireen, yang akan melahirkan anak pertama mereka.
Shireen dijadwalkan akan melahirkan pada Juli. Waktu tersebut berpotensi bertepatan dengan jadwal Belgia di babak 32 besar atau 16 besar apabila tim berjuluk Red Devils itu berhasil melaju ke fase gugur turnamen.
Dalam keterangannya kepada media pada Senin (15/6/2026), pemain berusia 24 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melewatkan momen penting tersebut. "Tidak ada seorang pun yang mau melewatkan kelahirannya. Apalagi ini adalah anak pertama saya. Namun saya juga tahu bahwa ada banyak hal yang terlibat dalam sepak bola. Bagaimanapun, federasi sepak bola bersimpati dengan para pemain dan situasi kami, jadi kita akan melihat apa yang bisa dilakukan," kata Doku, dikutip dari ESPN, Senin (22/6/2026).
Rencana Doku untuk kembali ke Inggris telah memicu pro kontra dari berbagai pihak. Presenter televisi L'Equipe France Pierron termasuk yang melontarkan kritik keras akan rencana tersebut.
"Ini membuat saya marah. Ketika Anda cukup beruntung untuk tampil di Piala Dunia, ada ratusan pesepakbola yang akan sangat ingin berada di posisi Anda. Ini adalah momen unik, impian masa kecil yang menjadi kenyataan. Dan Anda akan meninggalkan momen itu demi melahirkan anak Anda?" kata Pierron.
la bahkan menambahkan bahwa menurutnya kehadiran seorang ayah saat proses melahirkan tidak terlalu penting. "Maaf, ayah tidak ada gunanya. Dia hanya pelengkap. Dia hanya memegang tangan Anda dan mengambil foto. Anda akan menempuh penerbangan 10 jam, kelelahan, melewati masa-masa sulit secara emosional. Bagaimana Anda bisa kembali bermain setelah itu? Bayi itu akan selalu ada di sana," kata Pierron.
Seusai komentarnya dikritik publik, Pierron kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial X. "Saya memahami bahwa pernyataan saya. mungkin telah mengejutkan, menyakiti, atau melukai banyak pihak. Jadi saya minta maaf atas hal itu. Saya tidak berniat meremehkan peran ayah terhadap pasangan maupun anaknya," kata Pierron.
Di sisi lain, banyak juga pihak yang mendukung rencana Doku. Salah satu dukungan datang dari mantan petinju Prancis peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000, Brahim Asloum.
"Bayi itu adalah seluruh hidupmu. Piala Dunia akan berakhir ketika turnamen itu selesai," kata Asloum.

1 hour ago
4













































