Riset Jadi Kunci Kebangkitan Nasional, Rektor UBSI Ikuti Taklimat Presiden

1 hour ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perguruan tinggi kembali ditegaskan sebagai motor penggerak kebangkitan nasional. Hal tersebut mengemuka dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia yang diikuti Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Taklimat yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini mengangkat tema “Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia”. Sekitar 1.200 rektor dan guru besar dari berbagai daerah hadir dalam forum nasional tersebut.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan, riset dan inovasi berbasis sains dan teknologi merupakan kunci penting dalam mendorong kebangkitan nasional.

Perguruan tinggi didorong untuk memperkuat riset yang berorientasi pada pengembangan industri nasional agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian bangsa. Presiden juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia akademik, riset, dan sektor industri.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyinggung rencana pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia unggul, riset, dan inovasi dari perguruan tinggi.

Rektor UBSI Prof Dr Ir Mochamad Wahyudi, M.Kom, MM, M.Pd, IPU, ASEAN Eng menyatakan, kehadiran UBSI merupakan bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam penguatan riset terapan dan inovasi berbasis industri.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri. UBSI siap berkontribusi aktif melalui penguatan riset terapan dan kolaborasi dengan sektor industri,” ujarnya dalam keterangan Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, momentum taklimat Presiden ini menjadi pengingat bagi perguruan tinggi, termasuk UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, untuk terus memperkuat perannya dalam pembangunan nasional melalui pendidikan tinggi, riset, dan inovasi yang berkelanjutan.

Read Entire Article
Politics | | | |