Nyamuk demam berdarah menyerbu warga Saguling, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Warga sejumlah kampung di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat mengeluhkan serangan nyamuk dalam jumlah tak biasa dalam beberapa bulan terakhir. Kemunculan gerombolan nyamuk itu semakin parah karena pesatnya pertumbuhan eceng gondok di Waduk Saguling.
Anung Sudrajat (55 tahun), salah seorang warga yang tinggal di dekat bantaran Waduk Saguling mengaku populasi nyamuk naik drastis sejak lima bulan terakhir. Gerombolan serangga penghisap darah itu tak hanya menyerang warga di malam hari, tapi juga berlangsung di siang bolong. Selain jumlahnya yang besar, nyamuk ini punya sifat tak bergeming ketika menempel dan menyedot darah.
"Jadi siang hari juga banyak bergerombol. Bukan hanya di rumah, di luar rumah juga banyak. Apalagi kalau pakai baju yang warna gelap pasti dikerubuti. Itu siang hari, kalau malam makin banyak lagi," kata Anung saat dikonfirmasi di Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Anung, jenis nyamuk yang 'meneror' warga berbeda dengan nyamuk pada umumnya. Dari sisi bentuk, ukuran nyamuk ini lebih besar dari pada nyamuk rumahan biasa. Warnanya agak kecokelatan, berbeda dengan nyamuk rumah yang cenderung kehitaman.
"Kita belum tahu ini jelas nyamuk apa, berbahaya atau tidak. Yang jelas mereka datang dari perairan waduk yang tertutup eceng gondok," ucapnya.
Dampak dari gigitan nyamuk terhadap warga dirasakan berbeda-beda, ada yang gatal biasa, ada sampai berbekas beruntus, hingga menimbulkan luka borok akibat terlalu keras garukan. Warga berharap ada penelitian lebih lanjut terkait anomali peningkatan populasi nyamuk untuk mengetahui dampak dari gigitan dan upaya pencegahannya.
Peningkatan jumlah nyamuk diduga berkaitan dengan menumpuknya tanaman eceng gondok yang menutupi sebagian perairan Waduk Saguling. Kondisi tersebut diyakini menjadi tempat berkembang biak serangga penghisap darah itu hingga jumlahnya tidak terkendali.

9 hours ago
10
















































