REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi menerima hibah berupa Universitas Megoupak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang. Di bawah kendali Persyarikatan, perguruan tinggi itu nantinya akan dikelola sebagai kampus jauh Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Prosesi final penyerahan hibah tersebut berlangsung melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Tulang Bawang pada Selasa (23/12/2025). Forum itu menyetujui, hibah barang milik daerah tersebut berupa lahan seluas 10 hektare beserta bangunan dan seluruh fasilitas pendukungnya dengan nilai lebih dari Rp66 miliar. Aset tersebut akan difungsikan sebagai UMJ Kampus Tulang Bawang.
Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof Hilman Latief mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Penyerahan hibah ini, menurut dia, adalah sebuah kehormatan besar bagi Persyarikatan.
“Muhammadiyah merasa terhormat dan berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, serta DPRD Kabupaten Tulang Bawang atas kepercayaannya kepada Muhammadiyah untuk memperkuat layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat Tulang Bawang secara khusus dan Provinsi Lampung secara umum,” ujar Prof Hilman dalam keterangan tertulis pada Rabu (24/12/2025).
Muhammadiyah berkomitmen kuat untuk selalu menjaga kepercayaan publik, termasuk yang diamanahkan oleh Pemkab Tulang Bawang tersebut. Caranya dengan kerja-kerja serius, terukur, dan berkelanjutan.
Karena itu, Hilman menegaskan, Muhammadiyah melalui UMJ yang telah mencapai Akreditasi Unggul berkomitmen menguatkan layanan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung, khususnya Tulang Bawang. Hal ini dengan supervisi Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, yang kini sedang menyiapkan langkah-langkah strategis.
“Saat ini, Muhammadiyah sedang menyiapkan peta jalan (roadmap), rancangan perbaikan infrastruktur dan suprastruktur, termasuk perizinan operasional. Mudah-mudahan, seluruh proses ini dapat segera tuntas dan kampus dapat beroperasi secara efektif dalam satu hingga dua tahun ke depan,” papar Hilman.
Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menegaskan harapannya agar tindak lanjut hibah tersebut segera diwujudkan dalam aksi nyata.
“Kami berharap Muhammadiyah dan UMJ segera melakukan langkah-langkah konkret di lapangan, terutama dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk memulai proses perkuliahan,” ujarnya.
Wakil Rektor I UMJ Muhammad Hadi menyatakan kesiapan penuh kampusnya dalam mengelola dan mengembangkan hibah tersebut. UMJ siap membawa pengalaman panjang sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Tulang Bawang dan Lampung pada umumnya.
"Sistem pendidikan Muhammadiyah yang berorientasi pada keunggulan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat akan kami hadirkan dengan sepenuh hati,” ujar dia.
Dengan disahkannya hibah ini, kolaborasi antara Pemkab Tulang Bawang dan Muhammadiyah diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi, mencetak sumber daya manusia unggul, serta menjadi motor penggerak kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

4 weeks ago
28















































