Sidak ke Tanah Abang, Menkeu Nilai Ekonomi RI Masih Aman dari Resesi

7 hours ago 8

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan peninjauan langsung di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). Kunjungan Purbaya ke pusat grosir pakaian terbesar di Indonesia tersebut dilakukan untuk memantau aktivitas ekonomi riil masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri di tengah dinamika pasar keuangan yang sedang bergejolak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan daya beli masyarakat masih tetap terjaga dan perekonomian nasional masih jauh dari krisis setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/3/206), mengatakan kunjungannya ke Pasar Tanah Abang dilakukan setelah mendengar spekulasi bahwa perekonomian nasional sedang menuju resesi. Salah satu indikasi yang disebut-sebut adalah kondisi pasar yang dinilai semakin sepi.

Namun menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi justru menunjukkan kondisi perekonomian nasional masih baik.

“Ternyata betul, daya beli masih ada, orang masih belanja, dan pasar masih ramai. Saya datang ke sana, tiba-tiba banyak orang berkumpul. Artinya di sekeliling kita masih banyak orang yang sedang berbelanja,” ujarnya.

Bendahara negara itu menilai keramaian aktivitas belanja di pasar menjadi salah satu sinyal bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih terjaga.

Karena itu, ia optimistis perekonomian Indonesia jauh dari potensi resesi.

“Artinya, daya beli masyarakat sepertinya sedang membaik dan kita tidak resesi, apalagi krisis. Kita jauh dari krisis. Jadi ekonomi kita sedang bagus,” kata Purbaya.

Ia juga memastikan pemerintah akan mengambil kebijakan untuk meredam dampak lonjakan harga minyak apabila pergerakannya melampaui kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut dia, APBN akan dipersiapkan secara maksimal untuk menjadi peredam gejolak ekonomi (shock absorber).

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Politics | | | |