Presiden Prabowo Subianto didampingi bersama Wamensos Agus Jabo Priono berbincang dengan siswa Sekolah Rakyat saat meninjau kegiatan belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Sosial (Kemensos) dan Mabes TNI berkolaborasi menyiapkan program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat (SR). Terdapat sekitar 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) yang rencananya terlibat dalam proses pembinaan tersebut.
Lima Taruna bakal bertanggung jawab terhadap satu sekolah untuk memberikan sejumlah materi, seperti soal kerapian pakaian maupun kamar asrama. Kerapian menjadi salah satu hal yang mendapatkan atensi dari Presiden RI.
Informasi itu terungkap dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha di kantor Krmensos, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026). Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Staf Teritorial Letjen Bambang Trisnohadi dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian.
"Nanti setelah ada skema ya antara Mabes TNI dengan Kemensos, cq dibawah Kemenhan, itu nanti rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian," kata Agus.
Menurut dia, model pembinaan seperi itu penting dilakukan untuk membentuk karakter siswa SR agar lebih disiplin dan rapi. Pelaksanannya pun melibatkan TNI.
"Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) itu justru untuk mendisiplinkan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat itu memang butuh pembinaan. Dan sejak awal kita sudah minta sebetulnya ke TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan itu. Jadi kalau kemudian kedepan nanti kita melaksanakan ini ya enggak ada masalah, itu (sesuai) Inpres (Inpres Nomor 8 Tahun 2025)," ujar Agus.

2 hours ago
4
















































