Standar Gaji ART Kerap Tak Jelas, Risiko Salah Paham Jelang Lebaran

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, kebutuhan asisten rumah tangga (ART), babysitter, hingga caregiver meningkat. Banyak keluarga perkotaan menghadapi tantangan mencari pengganti ART secara cepat saat pekerja tetap pulang kampung.

Di tengah tingginya permintaan, persoalan standar gaji kembali menjadi sorotan. Tidak sedikit keluarga kesulitan menentukan kisaran upah yang dinilai adil karena minim referensi yang jelas. Kondisi ini berpotensi memicu perbedaan ekspektasi antara majikan dan pekerja.

CEO & Co-Founder Cicana Annisa Kartika mengatakan kebutuhan akan sistem yang lebih transparan semakin mendesak, terutama saat momen krusial seperti hari raya.

"Melalui teknologi dan dengan sistem yang adil, aman, dan transparan, kami membangun kepercayaan serta menciptakan ekosistem kerja yang lebih manusiawi,” ujar Annisa dalam keterangan, Kamis (12/2/2026).

Menurut dia, salah satu tantangan di lapangan adalah belum adanya acuan baku dalam menentukan gaji ART. Untuk itu, platform tersebut menghadirkan fitur kalkulator gaji yang membantu keluarga mengetahui kisaran salary berdasarkan deskripsi pekerjaan, beban kerja, lingkungan kerja, pengalaman pekerja, serta kemampuan majikan.

Selain persoalan upah, keamanan dan kredibilitas juga menjadi perhatian keluarga urban. Cicana menyebut telah tersertifikasi OSS dan terverifikasi Kementerian Ketenagakerjaan sebagai P3RT resmi, serta menyediakan sistem garansi pergantian pekerja dan jenjang pengembalian dana.

Founder Cicana Bagus Dwi Prasetyo menambahkan inovasi teknologi menjadi bagian dari komitmen perusahaan membangun ekosistem kerja yang sehat.

“Teknologi yang Cicana hadirkan merupakan wujud nyata dari nilai inti kami, yaitu TEAMS. Kami berkomitmen membangun Trust bagi semua pihak melalui pendekatan yang penuh Empathy. Dengan semangat Agile dan Moving Forward untuk terus relevan dengan perkembangan zaman, kami berupaya memberikan Service Excellence demi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain mempertemukan keluarga dan pekerja, platform ini juga menyediakan pelatihan daring melalui School of ART guna meningkatkan profesionalisme pekerja domestik.

Di tengah meningkatnya kebutuhan ART jelang Lebaran, transparansi sistem rekrutmen dan kejelasan standar gaji dinilai menjadi kunci agar hubungan kerja lebih stabil dan minim konflik.

Read Entire Article
Politics | | | |