Sudah 35 Rudal Iran Tembus Iron Dome Israel

9 hours ago 7

Ledakan di laut, terlihat dari Haifa, Israel utara, 28 Februari 2026. Ledakan itu diduga berasal dari serangan rudal Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Rudal-rudal dari Iran mulai diluncurkan ke arah Israel sebagai tanggapan terhadap serangan pendahuluan gabungan Israel dan AS pagi tadi. Sirene terdengar di seantero Israel tengah pada Sabtu siang.

Jerusalem Post melansir, sebanyak 125 rudal ditembakkan ke Israel oleh Iran selama serangan pertama mereka, dengan 35 rudal memasuki wilayah udara Israel dan sisanya dicegat sebelumnya. Akibatnya, sirene berbunyi di Israel tengah dan utara.

Sebuah rudal menghantam Israel utara, kata sumber Bintang Daud Merah (MDA) kepada Walla, tanpa ada korban luka yang dilaporkan. Menurut Fire and Rescue, pecahan peluru rudal menghantam gedung 20 lantai dan menembus lantai 17.

Rentetan roket besar diluncurkan ke Israel utara dan Dataran Tinggi Golan pada Sabtu pagi, ketika Iran terus melancarkan serangan salvo terhadap Israel. Sirene terdengar sesekali sepanjang Sabtu pagi.

Tim MDA lainnya telah dikirim sebelumnya untuk merawat beberapa orang yang terluka dalam perjalanan ke kawasan lindung, serta orang-orang yang menderita kecemasan.

Israel melarang pertemuan publik, menutup sekolah dan tempat kerja dan memindahkan pasien rumah sakit ke fasilitas bawah tanah pada Sabtu ketika Teheran mulai meluncurkan rudal ke Israel. Menteri Pertahanan Israel Katz mengumumkan keadaan darurat di seluruh negeri, memperingatkan masyarakat akan serangan rudal dan drone Iran.

Hanya ada sedikit laporan mengenai kerusakan atau cedera akibat serangan rudal awal Iran. Warga Israel pada umumnya memiliki akses ke tempat perlindungan bom dan diperingatkan untuk bergegas ke sana melalui sistem peringatan nasional. Selain itu, otoritas Israel juga kerap menyembunyikan dampak serangan.

Israel dan Iran tahun lalu saling berhadapan dalam perang udara, setelah Israel melancarkan serangan mendadak terhadap Iran pada bulan Juni yang kemudian diikuti oleh Amerika Serikat. Perang tersebut berlangsung selama 12 hari, menewaskan lebih dari 30 orang di Israel dan lebih dari 900 orang di Iran

Read Entire Article
Politics | | | |