Anggota MPR RI Ledia Hanifa Amaliah, meminta tokoh masyarakat Kota Bandung dapat menjadi perpanjangan tangan dalam memperkuat pemahaman Empat Pilar MPR RI di tengah masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Anggota MPR RI Ledia Hanifa Amaliah, berharap tokoh masyarakat Kota Bandung dapat menjadi perpanjangan tangan dalam memperkuat pemahaman Empat Pilar MPR RI di tengah masyarakat.
Ledia pun, membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Jerman. Ia mencontohkan bahwa di negara tersebut, partai politik memiliki yayasan yang berperan dalam pendidikan politik masyarakat. "Demokrasi tidak hanya berjalan saat pemilu, tetapi juga melalui proses pendidikan yang berkelanjutan," ujar Ledia yang juga Sekretaris Fraksi DPR RI ini, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama perwakilan tokoh masyarakat Kota Bandung, bertempat di Hotel Newton, Kota Bandung, belum lama ini.
Ledia mengatakan, tema pendidikan politik harus digunakan untuk membantu masyarakat memahami Empat Pilar MPR RI secara lebih kontekstual. Jadi, tidak hanya sebagai konsep normatif, tetapi sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Sosialisasi ini menjadi ruang dialog dengan para tokoh masyarakat mengenai peran mereka dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta menyebarkan pemahaman konstitusi di lingkungan masing-masing," katanya.
Ledia menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar disampaikan melalui lima tema utama yang seluruhnya bersumber dari konstitusi. “Semua yang kita bahas hari ini bersumber dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” kata Ledia.
Lima tema yang disampaikan meliputi Indonesia sebagai negara demokrasi, Indonesia sebagai negara hukum, pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, tanggung jawab dalam menjaga dan mengelola kekayaan sumber daya alam, serta realisasi nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa dalam kehidupan bernegara.

4 weeks ago
29















































