Turun di Aceh Utara, FK Universitas YARSI Bantu Korban Bencana dan Revitalisasi Puskesmas

3 weeks ago 26

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Fakultas Kedokteran (FK) Universitas YARSI telah memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara selama 11 hari, mulai 14 Desember 2025 hingga 24 Desember 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Sumatera yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Direktorat Pembelajaran dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Wakil Dekan III FK Universitas YARSI, dr Citra Fitri Agustina, menjelaskan pengiriman tenaga medis ke Aceh Utara dilakukan dengan dukungan dana hibah dari program Kemendiktisaintek Berdampak.

“Kami dari Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, dengan bantuan dana hibah dari Kemendiktisaintek Berdampak, melakukan pengiriman tenaga medis ke Aceh Utara. Pemilihan lokasi ini telah melalui proses pencarian informasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar dr Citra, dalam keterangannya, Ahad (28/12/2025).

Dia menambahkan, koordinasi dilakukan bersama pihak kecamatan, Puskesmas setempat, serta Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh yang berlokasi di Lhokseumawe guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Tim medis yang diterjunkan terdiri dari berbagai tenaga profesional, antara lain dokter spesialis bedah, spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis kulit, serta pada pekan berikutnya disusul oleh spesialis jiwa dan spesialis paru.

Selain itu, tim juga melibatkan dokter umum, mahasiswa koas, serta perawat dari Rumah Sakit YARSI.

“Agenda utama kami adalah membantu pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus melakukan revitalisasi Puskesmas di wilayah terdampak,” jelas dr Citra.

Dalam pelaksanaannya, FK Universitas YARSI bekerja sama dengan Puskesmas Sawang dan Puskesmas Babah Buloh di Kabupaten Aceh Utara.

Tim juga sempat melakukan pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian Muara Batu, serta berkolaborasi dengan Svara.org dan SOS Indonesia untuk menjangkau wilayah Bukit Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Dr Citra menyampaikan bahwa hingga saat ini, tim FK Universitas YARSI telah menangani sekitar 600 pasien dengan berbagai keluhan kesehatan akibat bencana.

“Ke depan, kami akan terus berkoordinasi dengan tim relawan berikutnya agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan para korban,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa kebutuhan mendesak di lokasi bencana saat ini meliputi obat-obatan, bahan makanan pokok, tenda pengungsian, serta air bersih.

Melalui kegiatan ini, FK Universitas YARSI berharap dapat berkontribusi nyata dalam upaya pemulihan kesehatan masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan organisasi kemanusiaan. 

Read Entire Article
Politics | | | |