REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melepas sebanyak 3.725 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 120 Tahun 2026. Dari ribuan peserta tersebut, 20 mahasiswa terpilih mendapat kesempatan menjalankan KKN di luar negeri setelah lolos seleksi presentasi program kerja dan wawancara.
Ke-20 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan, masing-masing negara diikuti lima mahasiswa. Sementara mahasiswa lainnya mengikuti KKN reguler di Daerah Istimewa Yogyakarta maupun berbagai wilayah di Indonesia.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi, mengatakan KKN tahun ini mengambil tema 'Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Pengabdian untuk Pembangunan Berkelanjutan'. Ini menjadi salah satu program pengabdian terbesar yang dimiliki kampus dengan cakupan wilayah hingga mancanegara.
"Anda juga sudah mendengar penjelasan dari Ketua LPPM bagaimana kami berupaya mendukung pelaksanaan KKN yang istimewa. KKN luar negeri ke Jepang, Korea, Thailand, dan Malaysia dengan pembiayaan yang cukup signifikan. Kemudian luar Jawa, Aceh, Kalimantan Barat, Bali, NTT, dan Maluku," katanya saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 120 Tahun 2026 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (7/7/2026).
Adapun pelaksanaan KKN internasional maupun luar Jawa didukung berbagai mitra, termasuk Bank Indonesia Perwakilan DIY. Ia berharap seluruh peserta mampu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan. Apalagi UIN Sunan Kalijaga telah memiliki SDGs Center sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Bahkan, kampus tersebut baru saja meraih peringkat 601–800 dunia dalam Times Higher Education Sustainability Impact Rankings.
"KKN harus memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat. Tema berkelanjutan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals yang menjadi agenda pembangunan global," ujarnya.
"Tunjukkan bahwa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta adalah kampus yang unggul, terkemuka, dan memiliki reputasi global," pesannya.
Prof Noorhaidi juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
"Selamat menjalankan KKN sekali lagi, tapi jangan lupa jaga nama baik almamater. Kemudian juga moralitas, prinsip-prinsip, etika dan kebersamaan di antara kita," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdul Qoyum, mengatakan seluruh peserta KKN Angkatan 120 telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan selama menjalankan pengabdian.
Selain itu, dana transportasi KKN juga telah dicairkan sebelum keberangkatan dan ditransfer kepada ketua kelompok masing-masing.
"Kami berharap semuanya selamat. Keselamatan teman-teman adalah yang paling utama. Tidak usah ngebut-ngebutan selama menjalankan KKN," ujarnya.
Salah seorang mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di Malaysia, Sabrina Nailah, mengaku bersyukur dapat lolos dalam seleksi KKN luar negeri yang diselenggarakan kampus. Menurutnya, pengalaman mengabdi di luar negeri menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia, khususnya anak-anak migran yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.
"Kalau dari kampus memang menyediakan pilihan ke luar negeri, ke luar Jawa, terus juga ke luar Jogja. Kita memilih dan ada proses seleksinya sendiri. Saya ingin mengabdi karena di sana banyak warga imigran yang masih kurang dalam segi pendidikan, ekonomi, dan lain-lain," katanya.
Sabrina bersama lima mahasiswa lainnya akan menjalankan KKN di Tanjung Sepat, Selangor. Program yang dibawa meliputi pendidikan, literasi keuangan, edukasi menabung sejak dini, penerapan gaya hidup berkelanjutan melalui pemanfaatan pupuk organik dan pemilahan sampah, hingga Cultural Day untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak WNI di Malaysia.
"Harapannya program kerja bisa berjalan dengan baik dan benar-benar bermanfaat. Kedatangan kami bukan sekadar datang, tetapi membawa dampak dan keberlanjutan," ujarnya.

9 hours ago
10














































