REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Parkir secara ilegal di atas trotoar jalan di Kota Cirebon membuat fasilitas publik itu mengalami kerusakan. Tak hanya merusak estetika, keberadaan parkir di atas trotoar juga merampas hak pejalan kaki. Kondisi itu pun membuat Wali Kota Cirebon, Effendi Edo naik pitam.
Kejengkelan Effendi datang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sepanjang Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Langkah tersebut sebagai respon atas keluhan warga terkait menjamurnya parkir liar yang menyerobot hak pejalan kaki.
Di lokasi itu, Effendi menyaksikan langsung pemandangan trotoar yang sesak oleh deretan kendaraan, baik motor maupun mobil. Ia pun langsung memberikan peringatan kepada pihak pengelola usaha di area tersebut.
"Trotoar adalah area khusus pejalan kaki, bukan lahan parkir tambahan. Pengelola usaha wajib menyediakan kantong parkir yang memadai di lahan mereka sendiri, sesuai dengan dokumen Amdal Lalin (Analisis Dampak Lalu Lintas) yang telah disepakati," tegas Effendi, Rabu (21/1/2026).
Effendi juga menyoroti kondisi fisik trotoar yang mengalami kerusakan akibat beban kendaraan yang parkir di atasnya. Padahal, trotoar mestinya diperuntukkan bagi pejalan kaki, dan bukan kendaraan.
Karena itu, Effendi melayangkan ultimatum kepada pengelola usaha yang menjadikan troroar sebagai lahan parkir. Ia memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada pengelola usaha untuk memperbaiki trotoar agar kembali berfungsi normal.
"Dalam 1×24 jam kalau masih ada kendaraan parkir di trotoar, saya akan sanksi. Saya ingin trotoar segera dibereskan. Satu minggu harus sudah dibereskan," tukasnya.
Ia juga menyoroti kemacetan akibat parkir liar di Jalan Cipto, tepatnya di salah satu mal. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Cirebon saat ini sedang bernegosiasi dengan pengelola mal untuk mengevaluasi sistem pembayaran parkir.
"Kami menyarankan agar pengelola mal lebih fleksibel dalam metode pembayaran. Selain e-money, pembayaran tunai sebaiknya tetap dilayani agar arus masuk kendaraan lebih cepat. Jika akses ke dalam lancar, pengunjung tidak akan lagi memarkir kendaraannya di pinggir jalan yang memicu kemacetan," katanya.

2 hours ago
2















































