Aktor Shia LaBeouf Kembali Berurusan dengan Polisi, Apa Terjadi?

3 hours ago 3

Aktor Shia LaBeouf. Shia LaBeouf dilaporkan ditangkap oleh kepolisian setempat menyusul dugaan perselisihan fisik yang terjadi di kawasan French Quarter di Festival Mardi Gras, New Orleans, AS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Shia LaBeouf dilaporkan ditangkap oleh kepolisian setempat menyusul dugaan perselisihan fisik yang terjadi di kawasan French Quarter. Penangkapan pria berusia 39 tahun itu terjadi saat festival Mardi Gras di New Orleans, Amerika Serikat (AS), 

Dilansir laman People pada Rabu (18/2/2026), bintang film Transformers ini kini menghadapi dua dakwaan penganiayaan ringan. Kejadian tersebut dilaporkan pecah sesaat setelah tengah malam di luar sebuah bar, menambah panjang daftar catatan hukum sang aktor dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam video yang diperoleh TMZ, sang aktor tampak bertelanjang dada dan sedang menerima perawatan medis dari paramedis tak lama setelah keributan terjadi. Hingga saat ini, belum ada kejelasan pasti mengenai pemicu utama perkelahian tersebut. 

LaBeouf memulai kariernya sebagai bintang cilik di Disney Channel. Dia beberapa kali terlibat dalam pusaran kontroversi. Salah satu yang paling membekas adalah gugatan hukum yang diajukan oleh mantan kekasihnya, musisi FKA Twigs, pada Desember 2020.

Gugatan tersebut berisi tuduhan serius mulai dari kekerasan seksual, penganiayaan, hingga tekanan emosional. Kasus tersebut baru mencapai kesepakatan damai pada Juli 2025, meskipun LaBeouf membantah sebagian besar tuduhan tersebut namun mengakui perilaku buruknya di masa lalu.

Dalam sebuah sesi bincang-bincang di podcast Real Ones milik Jon Bernthal pada Agustus 2022, LaBeouf sempat memberikan pengakuan yang cukup emosional mengenai perlakuannya terhadap perempuan. "Saya menyakiti wanita itu. Dan dalam proses melakukan itu, saya menyakiti banyak orang lain, dan banyak orang lain sebelum wanita itu. Saya adalah manusia yang mencari kesenangan, egois, mementingkan diri sendiri, tidak jujur, tidak mempertimbangkan orang lain, dan penuh ketakutan," ujarnya.

Read Entire Article
Politics | | | |