REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang kuat sepanjang 2025, dengan produk giro sebagai motor utama yang melonjak 43 persen year on year. Selain itu, pembiayaan emas juga mencatat lonjakan 238,16 persen, menunjukkan minat masyarakat terhadap produk ritel syariah semakin tinggi.
Direktur BCA Syariah Pranata menjelaskan, pertumbuhan giro ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus bertambah terhadap layanan transaksi harian tanpa riba. “Giro tumbuh 43 persen, alhamdulillah. Ini dana murah yang sangat berharga, membantu kami menekan biaya dana sekaligus memperluas penyaluran pembiayaan,” kata Pranata dalam Taklimat Media Kinerja BCA Syariah 2025 di kantor pusat BCA Syariah, Jatinegara, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Saldo giro akhir 2025 tercatat Rp 2.666 miliar, naik dari Rp 2.472 miliar pada akhir 2024 dan Rp 2.076 miliar pada akhir 2023. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding tabungan yang naik sekitar 11,92 persen menjadi Rp 9.171 miliar.
Total DPK BCA Syariah mencapai Rp 15,4 triliun atau naik 17,1 persen dibanding akhir 2024. Giro menyumbang porsi besar dalam CASA (current account and savings account) yang tumbuh 25,7 persen menjadi Rp 6.262 miliar.
Di sisi pembiayaan, segmen emas menjadi sorotan. Pembiayaan emas naik 238,16 persen menjadi Rp 520 miliar pada akhir 2025, dibanding Rp 154 miliar pada 2024 dan Rp 51 miliar pada 2023. “Kami meningkatkan akses pembiayaan emas lewat aplikasi Bsya. Nasabah bisa mencicil emas mulai Rp 300 ribuan tanpa antre, langsung dari ponsel. Permintaan pun melonjak,” ujar Pranata.
Total pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp 13,2 triliun, tumbuh 23,1 persen year on year. Segmen konsumer naik paling kencang 47,1 persen menjadi Rp 2.113 miliar, di mana pembiayaan emas menjadi salah satu pendorong utama.
Total aset BCA Syariah akhir 2025 mencapai Rp 19,2 triliun, naik 15,4 persen dibanding akhir 2024. Pranata menegaskan, capaian ini masih berada di atas rata-rata industri perbankan syariah. “Giro kuat, emas laris, aset bertumbuh. Ini semua berkat kepercayaan nasabah yang semakin tinggi, alhamdulillah,” ujar Pranata.

3 hours ago
3















































