Bulan Ramadhan, Makan Bergizi Gratis tetap Dibagikan ke Sekolah

1 month ago 23

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Penyaluran makan bergizi gratis (MBG) kepada pelajar sekolah sepanjang bulan Ramadan tak akan berhenti. Tapi siswa beragama Islam diimbau agar mengonsumsinya saat berbuka puasa. 

Hal itu disampaikan Wakil Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus seusai rapat di kantor Kemenkopolkam pada Senin (24/2/2025). 

Lodewijk menyebut jadwal pembagian MBG tak mengalami perubahan. Nantinya siswa beragama Islam diizinkan membawa pulang porsi MBG agar dapat dikonsumsi ketika buka puasa. 

"Karena bulan puasa mereka akan bawa pulang ke rumah, jadi buat buka puasa. Nanti yang lain yang tidak puasa, katakan lah Nasrani, mereka tetap makan di kelas," kata Lodewijk pada Senin (24/2/2025).

Lodewijk menegaskan kebijakan itu sesuai keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Oleh karena itu, Kemenkopolkam akan selaras dengan keputusan tersebut. 

"Ada kebijakan dari Badan Gizi Nasional, pernah mengeluarkan statement bahwa makan bergizi gratis tetap dilaksanakan (selama Ramadan)," ujar Lodewijk. 

Rencananya, MBG bagi siswa PAUD, TK, hingga Kelas 2 SD akan disalurkan sekitar pukul 8 pagi. Sedangkan siswa kelas 3 hingga 6 SD dibagikan pukul 09.30 waktu setempat. Adapun siswa SMP hingga SMA dibagikan pukul 12 siang waktu setempat.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri yang diterbitkan pada 20 Januari 2025. 

Dalam SEB tersebut tertulis kalau libur awal Ramadan ditetapkan pada 27 dan 28 Februari hingga 5 Maret 2025. Dengan begitu, siswa kembali masuk ke sekolah mulai 6 Maret 2025. Kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan seperti biasa di sekolah, madrasah, maupun satuan pendidikan keagamaan selama tanggal 6 sampai 25 Maret 2025. 

Selanjutnya siswa kembali diliburkan jelang Idulfitri mulai tanggal 26 Maret hingga 8 April. Selanjutnya sekolah kembali masuk pada 9 April 2025.

Di sisi lain, Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pembelajaran ramah peserta diri di bulan Ramadhan. Bulan Ramadan bagi umat muslim menjadi kesempatan untuk memperbanyak aktivitas ibadah. 

Hal ini sesuai Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 400.1/320/SJ Tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. 

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Salim Somad mendorong bulan Ramadhan agar diisi dengan aktivitas pembelajaran yang menambah wawasan dan pengetahuan. Salim mengatakan agar satuan pendidikan dapat mengatur jadwal pembelajaran yang lebih singkat dan efektif, sehingga tidak membebani peserta didik yang menjalani puasa. 

“Materi pembelajaran yang diberikan harus tetap relevan dengan kurikulum yang berlaku, serta dapat diperkaya dengan nilai-nilai tinggi dari makna ibadah di bulan Ramadhan,” kata Salim dalam keterangan pers, Sabtu (22/2/2025).

Read Entire Article
Politics | | | |