REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan otomotif asal China, BYD, akan memperkenalkan submerek baru bernama “Linghui” berdasarkan dokumen terbaru yang diajukan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (Ministry of Industry and Information Technology/MIIT).
Dikutip dari Carnewschina pada Sabtu waktu setempat, pengajuan tersebut mengungkapkan logo baru merek Linghui, sekaligus model-model baru dari jajaran produk yang sudah ada. Adapun empat model, yakni Linghui e5, Linghui e7, Linghui e9, dan Linghui M9, telah diajukan untuk mendapatkan persetujuan.
Merek Linghui yang baru tampaknya memanfaatkan platform BYD yang sudah mapan. Sejumlah model berbasis pada kendaraan BYD yang telah ada, dengan mengadopsi identitas baru. Merek baru tersebut diprediksi akan digunakan sebagai armada layanan transportasi daring.
Linghui e9 dibangun di atas platform BYD Han dan menampilkan bahasa desain keluarga yang mudah dikenali. Mobil ini memiliki panjang 4.995 milimeter, lebar 1.940 milimeter, dan tinggi 1.495 milimeter, dengan jarak sumbu roda 2.920 milimeter.
Linghui e9 ditenagai dua pilihan motor listrik dengan output maksimum masing-masing 135 kW (181 hp) dan 150 kW (201 hp).
Mengadopsi bahasa desain keluarga yang sama, Linghui e7 memiliki dimensi panjang 4.780 milimeter, lebar 1.900 milimeter, dan tinggi 1.515 milimeter, dengan jarak sumbu roda 2.820 milimeter. Model ini tersedia dalam dua konfigurasi motor listrik dengan daya 100 kW (134 hp) dan 130 kW.
Sementara itu, Linghui e5 yang berbasis pada BYD Qin Plus EV memiliki panjang 4.805 milimeter, lebar 1.837 milimeter, dan tinggi 1.530 milimeter, serta jarak sumbu roda 2.718 milimeter. Mobil ini dibekali satu motor listrik dengan daya maksimum 100 kW (134 hp).
Adapun Linghui M9 merupakan model terbesar dari penawaran awal dan berbasis pada BYD Xia, meskipun sejumlah detail spesifik telah disesuaikan untuk merek baru ini. Mobil tersebut memiliki panjang 5.200 milimeter, lebar 1.970 milimeter, dan tinggi 1.805 milimeter, dengan jarak sumbu roda 3.045 milimeter.
Berbeda dengan model Linghui listrik murni lainnya, M9 menggunakan sistem penggerak plug-in hybrid yang menggabungkan mesin 1,5 liter dengan motor listrik berdaya maksimum 200 kW (268 hp).
sumber : Antara

9 hours ago
7














































