Ahad 11 Jan 2026 07:15 WIB
jumlah korban meninggal akibat cuaca buruk dan dingin ekstrem total 15 orang.

Foto: EPA/MOHAMMED SABER
Anak-anak Palestina yang mengungsi duduk di tepi pantai di bagian barat Kota Gaza, 6 Januari 2026. Sekitar 1,9 juta orang di Gaza, hampir 90 persen dari total populasi, telah mengungsi sejak perang dimulai pada Oktober 2023, menurut PBB.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Sumber-sumber medis melaporkan seorang bayi berusia tujuh hari meninggal dunia, Sabtu (10/1/2025) pagi di Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah, akibat suhu dingin ekstrem dan penurunan suhu yang drastis.
Dengan kejadian tersebut, jumlah korban meninggal akibat cuaca buruk dan dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza kini telah melampaui 15 orang.
Angka tersebut mencerminkan kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan di wilayah Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengungsi serta tinggal di tenda-tenda darurat yang rapuh dan tidak mampu melindungi mereka dari terpaan kerasnya musim dingin.
Warga Jalur Gaza terus menghadapi kekurangan tempat tinggal dan layanan kesehatan, serta keterbatasan bahan bakar untuk pemanas, di tengah cuaca badai, hujan, dan suhu dingin yang berkepanjangan.
sumber : ANTARA
Berita Lainnya
-
Ahad , 11 Jan 2026, 07:38 WIB
Terkait Wacana Pilkada Lewat DPRD, Ini Perintah Ketum PDIP Megawati
-
-
Ahad , 11 Jan 2026, 07:20 WIB
Kepala KPP Pajak Jakarta Utara Diciduk KPK, Begini Kronologi dan Modus Kejahatan Tersangka
-
Ahad , 11 Jan 2026, 07:15 WIB
Cuaca Makin Ekstrem di Gaza, Israel Terus Tahan Bantuan, Terbaru Bayi Tujuh Hari Meninggal
-
Ahad , 11 Jan 2026, 06:50 WIB
Pejabat Pajak Jakarta Jadi Tersangka Usai Kena OTT KPK
-
Ahad , 11 Jan 2026, 06:21 WIB
Presiden Erdogan Terima Kunjungan Sugiono dan Sjafrie di Istana Dolmabahce
-
Aiman & Aisha
Sahabat Belajar Agama Islam Berbasis AI

1 week ago
15















































