Danantara resmi memulai enam proyek hilirisasi, Jumat (6/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan Danantara akan kembali melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek hilirisasi fase II pada tahun ini. Rosan menyampaikan groundbreaking enam proyek hilirisasi hari ini merupakan langkah awal dalam merampungkan total rencana 18 proyek hilirisasi.
"Kita melihat akan ada total 18 proyek realisasi yang kami canangkan akan kami selesaikan dalam waktu sesegera mungkin," ujar Rosan usai groundbreaking proyek hilirisasi fase I di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Rosan menyampaikan proyek-proyek hilirisasi berikutnya harus melalui proses feasibility study yang komprehensif. Rosan mengatakan Danantara telah memetakan sejumlah proyek hilirisasi yang akan diluncurkan tahun ini.
"Kita tetap akan bekerja semaksimal mungkin, kami harapkan nanti pada Maret sudah ada, April juga ada, jadi ini secara berkesenambungan kami lakukan secara terus-terusan," sambung Rosan.
Rosan memastikan pendanaan seluruh investasi terhadap proyek hilirisasi berasal dari Danantara. Kendati begitu, Rosan membuka diri keterlibatan sektor swasta untuk ikut mendukung proyek hilirisasi tahap berikutnya.
"Semuanya pada saat ini didanai langsung oleh Danantara, tapi kita nantinya juga terbuka untuk ini dari dunia usaha atau private sector yang ingin berpartisipasi, kita sangat terbuka," ucap Rosan.
Rosan menyampaikan groundbreaking enam proyek hilirisasi fase I senilai tujuh miliar dolar AS merupakan hal penting dalam peningkatan investasi penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan daerah yang akan berdampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian kita. Rosan mengatakan enam proyek hilirisasi akan membuka sekitar 3.000 lapangan pekerjaan.
"Prinsipnya kita tidak mau hanya groundbreaking tapi kemudian seperti dulu-dulu, ada problem penyelesaiannya. Jadi kita evaluasi yang sangat mendalam, termasuk juga dari teknologinya yang benar, yang up to date dan juga kita memastikan financial closingnya dari kami juga benar," kata Rosan.

2 hours ago
5















































