Disbun Kaltim Latih Petani 4 Daerah Tangani Hasil Perkebunan

6 hours ago 4

Disbun Kaltim latih petani 4 daerah tangani hasil perkebunan.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA, – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan pelatihan penanganan produk perkebunan untuk kelompok tani di empat daerah pada tahun 2026. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi sarana pascapanen.

"Tahun ini kami laksanakan pelatihan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan juga bimbingan teknis terkait penggunaan sarana prasarana," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Kaltim Taufiq Kurrahman di Samarinda, Kamis (2/4).

Pelatihan ini dilakukan karena sering ditemukan kasus di mana gabungan kelompok tani (Gapoktan) penerima bantuan alat pascapanen tidak memahami cara pengoperasian maupun perawatan fasilitas tersebut.

Program Pelatihan di Empat Daerah

Pelatihan pertama berupa bimbingan teknis yang fokus pada edukasi pemanfaatan sarana pengolahan perkebunan kopi luwak di wilayah Marangkayu. Selanjutnya, masyarakat Karang Joang di Kota Balikpapan akan mendapatkan bimbingan teknik pengolahan mesin bubuk lada serta strategi pemasarannya.

Program ketiga akan mengembangkan inovasi pengolahan kelapa menjadi keripik bernilai ekonomis bagi kelompok tani di Paser Belengkong, dengan pelaksanaan di Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Sementara itu, pelatihan keempat akan menargetkan para pelaku usaha komoditas aren di Desa Teluk Singkama, Kecamatan Sangatta Selatan, agar lebih memahami teknik pengolahan dan pemasaran gula aren.

Optimalisasi Pemasaran dan Distribusi

Melalui pelatihan ini, Disbun Kaltim akan memudahkan penyusunan pangkalan data terkait penyebaran fasilitas pascapanen serta mesin pengolahan di tingkat kelompok tani seluruh Kalimantan Timur. Pemerintah daerah juga terus mendorong agar pemasaran produk olahan kebun dapat lebih maksimal melalui gerai Toko Kebun Kaltim.

Kalimat Taufiq, Kalimantan Timur memiliki tujuh komoditas perkebunan andalan yang berpotensi besar untuk pasar ekspor, yaitu kelapa sawit, karet, lada, kelapa, kakao, kopi, dan aren.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |