Dukung Program 3 Juta Rumah, Tatalogam Tawarkan Konstruksi Cepat dan Efisien

7 hours ago 17

loading...

PT Tatalogam Lestari (Tatalogam Group) menghadirkan teknologi konstruksi modern Domus Fastrack dalam ajang Danantara Housing Expo 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Tatalogam Lestari (Tatalogam Group) menghadirkan teknologi konstruksi modern Domus Fastrack dalam ajang Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2 pada 27-30 Agustus 2026. Inovasi berbasis baja ringan tersebut ditujukan untuk mendukung percepatan pemenuhan target program tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Business Development Manager Tatalogam Lestari, Christi Pramudianti Wihardjono, mengatakan bahwa teknologi berbasis Light Gauge Steel Frame (LGSF) ini mampu memangkas waktu pembangunan gedung maupun rumah tinggal hingga menjadi hitungan hari tanpa mengurangi faktor keamanan.

"Dengan sistem Domus Fastrack, proses konstruksi lebih cepat karena materialnya diproduksi sesuai dengan kebutuhan di pabrik. Pengeluaran bisa dipangkas sehingga tak hanya pembangunan jadi lebih cepat, harga rumah bisa jadi lebih terjangkau untuk semua kalangan," ujar Christi dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Proyek Apartemen LRT City Mangkrak, Danantara Suntik Rp456 Miliar ke Adhi Karya

Ia menjelaskan, efisiensi waktu dan keakuratan struktur dapat dicapai berkat penggunaan integrasi sistem Computer-Aided Design (CAD) to Computer-Aided Manufacturing (CAM). Proses diawali dari desain arsitektur, pemodelan, hingga analisis struktur, sebelum akhirnya diproduksi secara presisi di pabrik Cikarang, Bekasi, sehingga dapat langsung dirakit di lokasi tanpa menyisakan material terbuang.

Keandalan sistem ini dibuktikan dalam pembangunan enam show unit rumah dan apartemen pada ajang pameran properti tersebut, yang seluruh prosesnya—mulai dari tahap desain hingga bangunan berdiri tegak—hanya membutuhkan waktu selama 12 hari. Menurut Christi, lambatnya proses konstruksi konvensional selama ini menjadi salah satu pemicu tingginya biaya tenaga kerja yang pada akhirnya melambungkan harga jual rumah di masyarakat.

Read Entire Article
Politics | | | |