Gagal Terobos Selat Hormuz, AS Dilaporkan Siap Sepakati Gencatan Senjata

1 hour ago 10

Warga Iran berjalan di depan lukisan raksasa mengilustrasikan kapal di Selat Hormuz yang terpampang di Teheran, Senin (20/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Iran dan Amerika Serikat dilaporkan mendekati kesepakatan gencatan senjata komprehensif. Kabar soal kesepakatan ini setelah AS gagal menjalankan Operasi Project Freedom untuk menerobos Selat Hormuz.

Kabar itu dilansir situs berita Axios mengutip para pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui masalah tersebut. Mereka melaporkan pada Rabu bahwa Gedung Putih yakin pihaknya hampir mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai nota kesepahaman satu halaman untuk mengakhiri perang dan menetapkan kerangka kerja untuk negosiasi yang lebih rinci mengenai program nuklir.

Situs web tersebut melaporkan bahwa Amerika Serikat memperkirakan tanggapan Iran terhadap beberapa poin penting dalam waktu 48 jam. Laporan tersebut mencatat bahwa kedua belah pihak belum benar-benar menyepakati apapun, namun mengatakan bahwa ini adalah kesepakatan terdekat yang dicapai kedua pihak sejak awal perang.

Situs web Axios mengatakan perjanjian tersebut, yang mencakup ketentuan-ketentuan lain, akan mencakup komitmen Iran terhadap penghentian sementara pengayaan uranium, persetujuan Amerika Serikat untuk mencabut sanksi-sanksinya dan mencairkan dana Iran senilai miliaran dolar, dan kedua belah pihak mencabut pembatasan perjalanan melalui Selat Hormuz.

Laporan itu menambahkan bahwa nota kesepahaman setebal satu halaman berisi 14 poin sedang dinegosiasikan antara utusan AS Steve Wittkopf dan Jared Kushner dan sejumlah pejabat Iran, baik secara langsung maupun melalui perantara.

Dia mengindikasikan bahwa memorandum tersebut, dalam bentuknya yang sekarang, akan menyatakan berakhirnya perang di kawasan dan dimulainya periode 30 hari perundingan mengenai perjanjian rinci untuk membuka selat, membatasi program nuklir Iran, dan mencabut sanksi AS.

Axios, mengutip seorang pejabat AS, mengatakan bahwa pembatasan Iran terhadap navigasi melalui selat tersebut dan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan dicabut secara bertahap dalam jangka waktu 30 hari.

Pejabat tersebut mengindikasikan bahwa pasukan AS akan dapat menerapkan kembali blokade atau melanjutkan operasi militer jika negosiasi gagal. Di sisi lain, kantor berita Reuters mengutip sumber Pakistan yang mengetahui negosiasi tersebut yang mengonfirmasi bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai nota kesepahaman.

Read Entire Article
Politics | | | |