Logo perusahaan minyak milik negara QatarEnergy, di Doha, Qatar, 26 Februari 2026 (diterbitkan 2 Maret 2026). QatarEnergy telah menghentikan produksi gas alam cair (LNG) dan produk terkait karena serangan militer baru-baru ini terhadap fasilitasnya di Kota Industri Ras Laffan dan Kota Industri Mesaieed.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Sejumlah perusahaan India pada Selasa (3/3/2026) mengurangi pasokan gas alam ke sektor industri sebagai antisipasi terhadap potensi pengetatan pasokan dari Timur Tengah, setelah produsen utama Qatar menghentikan produksi. Hal itu diungkapkan empat sumber industri yang mengetahui persoalan tersebut seperti dikutip dari Reuters.
Qatar menghentikan produksi gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) pada Senin, ketika Iran terus melancarkan serangan ke negara-negara Teluk sebagai balasan atas serangan Israel dan Amerika Serikat terhadapnya. Serangan tersebut juga menghentikan pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz, sehingga mendorong kenaikan harga energi global dan biaya pengiriman.
India, pembeli LNG terbesar keempat di dunia, sangat bergantung pada impor dari Timur Tengah.
Importir LNG terbesar India, Petronet LNG Ltd, telah memberi tahu GAIL (India), perusahaan pemasaran gas terbesar di negara itu, serta sejumlah perusahaan lainnya mengenai penurunan pasokan, kata dua sumber.
Negara Asia Selatan tersebut merupakan klien LNG terbesar bagi Abu Dhabi National Oil Company dan pembeli LNG terbesar kedua dari Qatar.
GAIL dan Indian Oil Corp (IOC) telah menginformasikan kepada pelanggan mengenai pemangkasan pasokan gas pada Senin malam, kata salah satu sumber.
Besaran pemangkasan pasokan berkisar antara 10 persen hingga 30 persen, menurut dua sumber.
Pemangkasan ditetapkan pada batas pengambilan minimum guna melindungi pemasok dari potensi penalti berdasarkan ketentuan kontrak dengan pelanggan, ujar sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, GAIL, Petronet, dan IOC belum memberikan tanggapan resmi. Para sumber menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.
Untuk menutup kekurangan pasokan LNG, sejumlah perusahaan termasuk IOC, GAIL, dan Petronet LNG berencana menerbitkan tender pembelian di pasar spot. Namun, harga spot, ongkos pengiriman, dan biaya asuransi saat ini melonjak tajam.
sumber : Reuters

8 hours ago
6















































