REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era digital seperti sekarang, bisnis tak lagi sebatas soal jual beli. Teknologi telah mengubah cara orang menjalankan usaha, mulai dari pemasaran lewat media sosial, transaksi cashless, hingga penggunaan data untuk membaca perilaku konsumen.
Dunia bisnis kini bergerak semakin cepat, dan perusahaan membutuhkan talenta yang tidak hanya paham bisnis, tetapi juga menguasai teknologi. Inilah alasan Bisnis Digital menjadi salah satu jurusan yang semakin diminati generasi muda.
Program studi (prodi) ini memadukan ilmu bisnis dengan teknologi informasi, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori manajemen atau pemasaran, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menciptakan peluang bisnis baru di era digital.
Melihat perkembangan tersebut, Cyber University (Universitas Siber Indonesia) yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia menghadirkan Prodi Bisnis Digital. Prodi ini dirancang untuk mencetak lulusan kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital. Mahasiswa dipersiapkan agar mampu merancang strategi bisnis, mengelola usaha berbasis teknologi, serta memahami perkembangan ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.
Prodi ini memiliki visi menjadi program studi bisnis digital yang unggul dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu merancang, mengelola, dan mengintegrasikan bisnis dengan teknologi informasi untuk mendukung transformasi bisnis dan keuangan digital.
Melalui kurikulum yang dirancang mengikuti kebutuhan industri, mahasiswa akan dibekali berbagai kompetensi yang relevan dengan dunia kerja saat ini.
Beberapa bidang keahlian yang dikembangkan antara lain Business Analyst, Data Analyst, Digital Entrepreneur, serta Business & Finance Consultant. Dengan kemampuan tersebut, lulusan tidak hanya memiliki peluang bekerja di berbagai perusahaan digital, juga berpotensi membangun bisnis digital mereka sendiri.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa didorong melakukan riset dan pengembangan di bidang bisnis digital serta keuangan digital.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama dunia industri agar hasilnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan bisnis dan teknologi.
Prodi Bisnis Digital juga aktif mendorong kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi. Tujuannya, meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha memahami peluang dan tantangan bisnis di era transformasi digital.
Guna memperkuat pengalaman belajar mahasiswa, Cyber University juga terus mengembangkan kerja sama strategis dengan berbagai pihak, mulai dari industri, akademisi, lembaga penelitian, hingga pemerintah baik di dalam maupun luar negeri.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem bisnis digital yang dinamis dan berdaya saing global.
Melalui pendekatan pendidikan yang terintegrasi dengan teknologi dan kebutuhan industri, Prodi Bisnis Digital berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan peluang bisnis baru di era ekonomi digital.

8 hours ago
6
















































