Gubernur Banten Instruksikan Jajaran Peka pada Akses Pendidikan dan Adminduk Warga

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk lebih peka terhadap persoalan warga, khususnya terkait akses pendidikan dan layanan administrasi dasar. Instruksi ini menyusul temuan kasus anak putus sekolah di Kota Tangerang yang mendapatkan perhatian luas.

"Pemerintah telah menyiapkan fasilitas melalui Sekolah Rakyat (SR). Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu terus diperluas. Kami pastikan Agista dan kakaknya kembali sekolah," ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Gubernur mengunjungi kediaman Agista Saputri (10) di Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Selasa (18/2). Agista terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Ia membantu orang tuanya dengan menjual lukisan di kawasan Pasar Lembang.

Ayah Agista, Roni Hidayatna (45), bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan sekitar Rp350.000 per minggu. Keluarga ini tinggal di hunian semipermanen berukuran 4x4 meter.

Gubernur menegaskan bahwa kasus tersebut menjadi peringatan bagi aparatur wilayah untuk tidak menunggu laporan, melainkan aktif turun ke lapangan memastikan hak dasar warga terpenuhi. "Jika ditemukan persoalan serupa, segera koordinasikan dan selesaikan. Jangan memandang asal daerah mana pun, selama mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI), kita memiliki kewajiban untuk membantu," tegasnya.

Selain menjamin kelanjutan pendidikan Agista dan kakaknya, Indah Ayu Safitri (15), Gubernur juga menginstruksikan percepatan penyelesaian dokumen administrasi kependudukan (adminduk) keluarga tersebut. Langkah ini penting agar tidak ada hambatan dalam mengakses layanan publik.

Menurut Gubernur, arahan ini merupakan mandat pelayanan publik yang harus dijalankan hingga level kecamatan dan kelurahan, termasuk melalui pendekatan langsung ke masyarakat untuk mendeteksi kasus serupa secara dini.

Sementara itu, Roni Hidayatna menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi keluarganya. "Tadi diarahkan agar anak-anak sekolah lagi di SR. Proses administrasinya juga sedang diurus oleh petugas. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Andra Soni," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmen untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta memastikan kendala administrasi tidak menghambat pemenuhan hak dasar warga.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |