Gus Yaqut Tiba Kembali di KPK, Bersyukur Bisa Lebaran di Rumah

3 hours ago 6

KPK mengabulkan permintaan keluarga, sehingga Gus Yaqut menjadi tahanan rumah.

Rep: Rizky Suryarandika,Rizky Suryarandika,Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas sudah tiba tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2026). Dia terus terang merasa bersyukur bisa merayakan Lebaran di rumah, bukan di rumah tahanan negara (rutan).

Dia pun memanfaatan momen tahanan rumah untuk meminta maaf kepada sang ibu saat Lebaran. "Alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya, ke ibunda saya," ujar Yaqut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Ketika ditanya oleh para jurnalis bahwa dirinya bisa berlebaran di rumah karena permintaan keluarga, Gus Yaqut mengonfirmasinya. "Permintaan kami," kata menteri agama periode 2020-2024 itu.

Gus Yaqut kemudian berjalan ke arah tangga untuk kembali menjadi tahanan Rutan KPK. Sebelumnya pada 21 Maret 2026, istri dari terdakwa kasus dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan sekaligus mantan wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan, yakni Silvia Rinita Harefa, berbicara kepada awak media setelah menjenguk suaminya.

Silvia menyampaikan kepada para jurnalis yang menunggunya, beredar informasi di antara para tahanan mengenai tidak terlihatnya Gus Yaqut di dalam rutan KPK. "Tadi sih sempat enggak lihat Gus Yaqut ya. Infonya sih, katanya keluar Kamis (19/3/2026) malam," kata Silvia pada Sabtu (21/3/2026) siang WIB.

Dia mengaku, mendapatkan informasi bahwa Gus Yaqut juga tidak terlihat saat pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada 21 Maret 2026. "Kata orang-orang di dalam ya, enggak ada. Beliau enggak ada," ujar Silvia.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut apakah hanya Ebenezer yang mengetahui informasi tersebut, dia menyatakan semua tahanan tahu. "Semuanya pada tahu mengenai itu. Cuma mereka bertanya-tanya saja. Katanya ada pemeriksaan, tetapi kan enggak mungkin kalau menjelang malam takbiran ada pemeriksaan gitu kan," ujarnya.

Read Entire Article
Politics | | | |