REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menghadiri upacara pembukaan ASEAN Para Games (APG) ke-13 2025 di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (20/1/2026) malam. Kehadiran Menpora menjadi wujud dukungan pemerintah terhadap perjuangan para atlet Indonesia yang akan berlaga pada ajang olahraga disabilitas Asia Tenggara tersebut.
Menpora menegaskan, pemerintah bersama seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan penuh kepada kontingen Merah Putih agar mampu meraih prestasi tertinggi dan mengharumkan nama bangsa di panggung internasional. Ia berharap para atlet dapat tampil percaya diri dan menjunjung tinggi semangat sportivitas selama pertandingan.
“Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan sepenuhnya kepada para atlet kebanggaan kita yang akan memulai perjuangan di ASEAN Para Games 2025,” ujar Erick seusai mengikuti upacara pembukaan.
Menpora juga menyampaikan doa dan harapannya agar tradisi prestasi kontingen Indonesia di ASEAN Para Games dapat terus terjaga dan meningkat. Ia menilai, semangat serta keyakinan para atlet terlihat jelas sejak defile pembukaan berlangsung.
“Saat hadir di pembukaan tadi, saya melihat keyakinan dan semangat kontingen Merah Putih untuk menghadirkan prestasi di Thailand. Doa kita bersama untuk para atlet, pelatih, dan ofisial tim agar tradisi Indonesia berjaya di ASEAN Para Games tetap terjaga,” katanya.
Selain itu, Menpora memberikan apresiasi atas penampilan kontingen Indonesia dalam defile pembukaan yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara. Menurutnya, unsur kebudayaan yang ditampilkan mencerminkan identitas bangsa sekaligus menambah kepercayaan diri atlet.
“Tadi kita melihat berbagai simbol budaya, mulai dari Hanoman hingga busana daerah. Itu menunjukkan nilai kebudayaan dan semangat yang kita bawa,” ujarnya.
Menpora Erick juga mengingatkan jajaran ofisial dan pemangku kepentingan agar tetap fokus mendukung kesiapan atlet. Ia meminta setiap masukan atau kendala yang ada tidak menjadi hambatan bagi atlet dalam meraih prestasi.
“Saya berharap para ofisial dan tim tidak melihat berbagai hal sebagai keluhan yang justru mengganggu persiapan atlet untuk meraih medali sebanyak-banyaknya,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Menpora kembali menekankan pentingnya kesolidan antara NPC Indonesia, Chef de Mission (CdM), pelatih, dan seluruh tim pendukung. Ia optimistis target yang dicanangkan dapat dicapai dengan kerja sama dan komitmen bersama.
“Saya ucapkan terima kasih. Jika masih ada kekurangan dari panitia lokal, mari kita hadapi bersama. Kita bukan bangsa pengecut dan insya Allah target 82 emas bisa tercapai. Saya berharap NPC, CdM, atlet, dan pelatih terus saling mendukung dan bekerja maksimal untuk Merah Putih,” ungkapnya.
Pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, Indonesia menurunkan 290 atlet yang akan berlaga di 18 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih menargetkan raihan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu pada ajang yang berlangsung pada 20–26 Januari 2025 dan diikuti 11 negara Asia Tenggara tersebut.

2 hours ago
3














































