REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jakarta kembali menghadirkan layanan hapus tato gratis pada bulan Ramadhan di wilayah Jakarta. Baznas Jakarta membuka pendaftaran mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 secara daring melalui laman baznasbazisdki.id/daftarhapustato.
"Target kami 1.000 orang," kata Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas/Bazis DKI Jakarta, Muhammad Bahaudin saat dihubungi di Jakarta, Jumat (19/2/2026).
Adapun target peserta tahun ini lebih banyak ketimbang tahun lalu, yakni 700 orang pendaftar, atau bertambah 100 orang dibandingkan target pada 2024. Bahaudin mengatakan, calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar dengan melampirkan fotokopi KTP dan foto tato yang ingin dihapus.
Nantinya, mereka akan masuk ke dalam grup WhatsApp Layanan Hapus Tato wilayah masing-masing dan harus melakukan daftar ulang di lokasi kegiatan. Layanan terbuka untuk masyarakat dengan KTP DKI Jakarta dan berdomisili di Jabodetabek.
Penyelenggara mensyaratkan peserta tidak sedang dalam kondisi medis yang menghambat proses penghapusan tato. Misalnya, penyakit kulit kronis, diabetes yang tidak terkontrol, atau gangguan pembekuan darah.
Kemudian, lanjut dia, peserta bersedia mengikuti seluruh prosedur dan tahapan yang ditentukan oleh penyelenggara. Peserta tidak diperkenankan mengikuti program jika memiliki tato permanen di area sensitif atau berisiko tinggi terhadap komplikasi medis.
Adapun layanan hapus tato tersedia di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada 23-24 Februari 2026, Aula Masjid Assahara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada 24 Februari 2026. Kemudian, di Ruang Dirgantara Blok B/C Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 26 Februari 2026, serta Aula Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 3 Maret 2026.
Kegiatan hapus tato ini bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri melalui layanan penghapusan tato secara gratis, aman, dan sesuai prosedur medis. Selain layanan hapus tato, peserta juga mendapatkan pembinaan rohani, motivasi keagamaan, serta edukasi kesehatan sebagai bentuk pendekatan holistik, tidak hanya secara fisik, tetapi juga spiritual dan sosial.
sumber : Antara

1 hour ago
4














































